Kutacane, Senin 1 Desember 2025 — Kepala Badan Keuangan Daerah (Kaban) Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo-Karo, SE, M.Si., Ak, akhirnya tiba di Aceh Tenggara dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh perjuangan dari kawasan Ise-ise menuju Gayo Lues yang terdampak bencana.
Kedatangan Syukur di Desa Lawe Beringin, Kecamatan Ketambe, sekitar pukul 19.51 WIB, disambut haru oleh keluarga, kerabat, serta rekan-rekannya. Tiga orang relawan yang mengawal perjalanan menggunakan motor trail—yang juga merupakan rekannya dari Partai PKS—ikut memastikan keselamatan beliau hingga tiba di lokasi keluarga menanti.
Saat berbincang bersama keluarga, Syukur menceritakan beratnya perjalanan yang harus ia lalui bersama tiga stafnya. Mereka melewati puluhan titik longsor, jalan terputus, serta kondisi alam yang tidak bersahabat.
“Bekal kami hanya roti. Untuk minum, kami mengandalkan mata air yang kami temui di sepanjang perjalanan. Ketika rasa lelah memuncak, kami membuat api unggun untuk menghangatkan badan dan terpaksa tidur di alam terbuka,” ujar Syukur dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga mengungkapkan kesedihan mendalam melihat kondisi saudara-saudara di daerah yang belum tersentuh bantuan akibat akses yang terputus. Banyak warga yang hingga kini masih kekurangan sandang dan pangan akibat banjir besar yang melanda.
Kedatangan Syukur disambut dengan tangis bahagia oleh istri, anak-anak, Kakak Fajar Amanah, Abangda Ir. Sragapa, adiknya Pasmin, serta keluarga besar. Turut hadir pula Jamal B, Sekjen Komando Garuda Sakti Aliansi, dan rekan media yang selama ini mengikuti perkembangan kondisi beliau di lokasi bencana.
Momen haru pecah ketika keluarga mengetahui bahwa perjalanan Syukur dan rombongannya berlangsung dalam kondisi sangat berbahaya. Kekhawatiran yang terpendam akhirnya pecah menjadi tangis syukur saat mereka memastikan bahwa Kaban Agara kembali dalam keadaan selamat.
(Redaksi)













































