Media Bukan Musuh, tapi Mitra Pejabat Publik dalam Membangun Kepercayaan Rakyat

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:55 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, hubungan antara pejabat publik dan wartawan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, terbuka, dan dipercaya masyarakat. Pejabat publik dan media ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan: satu sebagai pelaksana kebijakan, satu lagi sebagai penyampai informasi kepada rakyat.

Hubungan yang baik antara pejabat publik dan wartawan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kejujuran dan keterbukaan dalam pelayanan publik. Melalui media, masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan, capaian pembangunan, serta berbagai program sosial yang dijalankan pemerintah. Sebaliknya, pejabat publik juga membutuhkan media sebagai sarana menjelaskan kinerja dan menyampaikan klarifikasi atas isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun, masih ada sebagian pejabat yang memandang wartawan sebagai ancaman. Padahal, wartawan hadir bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai mitra kritis yang membantu menyalurkan informasi dan aspirasi rakyat. Sikap tertutup terhadap media justru dapat memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat yang dilayani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat publik yang terbuka terhadap wartawan berarti siap untuk diawasi. Media bukan musuh, melainkan mitra dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas,” ujar salah satu aktivis pers di Kutacane, Kamis (30/10/2025).

Peran media sebagai pilar keempat demokrasi tidak bisa diabaikan. Fungsi kontrol sosial yang dijalankan wartawan sejatinya adalah bagian dari mekanisme checks and balances agar kekuasaan tidak disalahgunakan. Kritik yang disampaikan melalui media harus dipahami sebagai masukan berharga untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan pelayanan publik.

Di sisi lain, wartawan juga memikul tanggung jawab moral dan profesional untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kebenaran. Ketaatan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menjadi pondasi utama agar media tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya publik.

Hubungan yang harmonis antara pejabat publik dan wartawan dapat dibangun melalui komunikasi terbuka, keterbukaan data, serta kemauan untuk berdialog dalam setiap isu yang muncul. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan media tidak hanya menciptakan pemberitaan positif, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Pejabat publik yang memahami arti penting peran media akan menyadari bahwa setiap pemberitaan bukan hanya soal citra, tetapi tentang bagaimana kejujuran dan kerja nyata pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, sudah saatnya pejabat publik di Aceh Tenggara dan di seluruh Indonesia memperkuat kemitraan dengan wartawan sebagai bagian dari komitmen membangun pemerintahan yang terbuka dan berpihak kepada rakyat.

Tentang Penulis:
Saidul Amran adalah penulis opini dan pemerhati sosial kemasyarakatan yang berdomisili di Aceh Tenggara.

(Redaksi)

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan
HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory
Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran
Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian
Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Hentikan Proyek PT Horas Bangun Persada Jika Legalitas Material Tak Sah

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:35 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:07 WIB

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WIB

Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WIB

Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:11 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:19 WIB

Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

Berita Terbaru

error: Content is protected !!