Media Bukan Musuh, tapi Mitra Pejabat Publik dalam Membangun Kepercayaan Rakyat

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:55 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, hubungan antara pejabat publik dan wartawan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, terbuka, dan dipercaya masyarakat. Pejabat publik dan media ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan: satu sebagai pelaksana kebijakan, satu lagi sebagai penyampai informasi kepada rakyat.

Hubungan yang baik antara pejabat publik dan wartawan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kejujuran dan keterbukaan dalam pelayanan publik. Melalui media, masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan, capaian pembangunan, serta berbagai program sosial yang dijalankan pemerintah. Sebaliknya, pejabat publik juga membutuhkan media sebagai sarana menjelaskan kinerja dan menyampaikan klarifikasi atas isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun, masih ada sebagian pejabat yang memandang wartawan sebagai ancaman. Padahal, wartawan hadir bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai mitra kritis yang membantu menyalurkan informasi dan aspirasi rakyat. Sikap tertutup terhadap media justru dapat memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat yang dilayani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat publik yang terbuka terhadap wartawan berarti siap untuk diawasi. Media bukan musuh, melainkan mitra dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas,” ujar salah satu aktivis pers di Kutacane, Kamis (30/10/2025).

Peran media sebagai pilar keempat demokrasi tidak bisa diabaikan. Fungsi kontrol sosial yang dijalankan wartawan sejatinya adalah bagian dari mekanisme checks and balances agar kekuasaan tidak disalahgunakan. Kritik yang disampaikan melalui media harus dipahami sebagai masukan berharga untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan pelayanan publik.

Di sisi lain, wartawan juga memikul tanggung jawab moral dan profesional untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kebenaran. Ketaatan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menjadi pondasi utama agar media tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya publik.

Hubungan yang harmonis antara pejabat publik dan wartawan dapat dibangun melalui komunikasi terbuka, keterbukaan data, serta kemauan untuk berdialog dalam setiap isu yang muncul. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah dan media tidak hanya menciptakan pemberitaan positif, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Pejabat publik yang memahami arti penting peran media akan menyadari bahwa setiap pemberitaan bukan hanya soal citra, tetapi tentang bagaimana kejujuran dan kerja nyata pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, sudah saatnya pejabat publik di Aceh Tenggara dan di seluruh Indonesia memperkuat kemitraan dengan wartawan sebagai bagian dari komitmen membangun pemerintahan yang terbuka dan berpihak kepada rakyat.

Tentang Penulis:
Saidul Amran adalah penulis opini dan pemerhati sosial kemasyarakatan yang berdomisili di Aceh Tenggara.

(Redaksi)

Berita Terkait

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja
Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat
Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:43 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:05 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:36 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:28 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:18 WIB

Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:23 WIB

DEKLARASI ANTI KORUPSI: PENGUATAN ANTI KORUPSI UNTUK PENYELENGGARA NEGARA BERINTEGRITAS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!