Dapur MBG di Bawah Polri Dinilai Tertib, DPR Minta Tak Ada Politisasi

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:49 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyebut dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola institusi Polri dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak ditemukan bermasalah terkait kasus keracunan atau pelanggaran standar. Menurutnya, hal ini dapat menjadi contoh tata kelola dapur publik yang bertanggung jawab dan sesuai dengan prosedur.

“Kalau menurut saya, nggak penting mau politisi, Polri, TNI, atau siapa pun yang punya dapur. Yang penting itu tanggung jawabnya,” kata Irma saat memberikan pernyataan kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).

Ia menyampaikan informasi yang diterimanya menyebutkan ada sekitar 600 dapur SPPG di bawah koordinasi Polri. Irma mengklaim, hingga saat ini, tidak ada laporan kasus keracunan dari pelaksanaan program MBG yang berasal dari dapur-dapur tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya punya informasi kalau Polri itu punya 600 SPPG loh. Mohon maaf kalau saya salah, tapi saya dapat informasi itu,” ujarnya.

“Tapi saya juga dapat informasi bahwa dapur yang di bawah Polri itu nggak ada yang berkasus karena dapurnya sesuai dengan standar,” lanjut Irma.

Ia menegaskan bahwa kepemilikan atau pengelola dapur MBG tidak seharusnya menjadi substansi perdebatan. Fokus utamanya, kata Irma, adalah pada tanggung jawab dan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Artinya, sekarang bukan terkait dengan siapa, tapi terkait dengan bertanggung jawab atau tidak bertanggung jawab orang itu,” ujar Irma.

Ia juga mengecam upaya politisasi terhadap isu dapur MBG, termasuk narasi yang menyerang DPR secara tidak proporsional. Menurutnya, framing semacam ini tidak adil dan justru memperkeruh suasana.

“Jadi soal sebutan politisi, mohon maaf, ini jangan dipolitisasi. Kami ini sudah hancur-lebur, DPR ini dibusukkan. Jadi jangan ditambah lagi dengan pembusukan-pembusukan yang seperti ini. Saya marah betul soal ini,” katanya.

Pernyataan Irma muncul di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan program MBG dan sejumlah laporan kasus keracunan makanan di beberapa daerah. Evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok, pengawasan dapur, serta standar kebersihan dan keamanan pangan saat ini tengah menjadi perhatian lintas sektor, termasuk legislatif.

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!