9 Orang Positif Paparan Radioaktif di Cikande, Kemenkes: Sudah Dirawat, Tidak Bergejala

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:39 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Kesehatan mengonfirmasi sebanyak sembilan orang dinyatakan positif terpapar radioaktif cesium-137 (Cs-137) berdasarkan hasil pemeriksaan whole-body counter (WBC) di wilayah Cikande, Banten. Mereka sudah dirujuk dan dirawat di RS Fatmawati, Jakarta.

Kabar baiknya, kondisi kesembilan orang tersebut dilaporkan stabil dan tanpa gejala. “Untuk perawatannya diberikan obat prussian blue,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, di Jakarta, Jumat (4/10/2025).

Kasus ini jadi kelanjutan dari temuan paparan material radioaktif di kawasan industri Cikande, yang sebelumnya sempat bikin heboh setelah udang hasil tambak warga terdeteksi terkontaminasi Cs-137. Pemeriksaan menyeluruh pun dilakukan terhadap 1.562 orang, termasuk pekerja dan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aji menjelaskan, prosedur pemeriksaan dilakukan secara berlapis. Pemeriksaan awal menggunakan survey meter untuk mendeteksi paparan luar. Bila hasilnya positif, individu akan dimandikan, berganti pakaian, lalu diperiksa ulang.

“Selanjutnya dilakukan tes darah untuk melihat penurunan limfosit,” jelas Aji. Jika ditemukan limfosit rendah, barulah dilakukan WBC untuk mengetahui kadar cesium yang masuk ke dalam tubuh.

Jika terindikasi serius, pasien langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan nasional. Dalam kasus ini, RSUP Fatmawati menangani semua pasien positif WBC dari Cikande.

Untuk efek jangka pendek, kata Aji, paparan Cs-137 bisa menyebabkan mual, muntah, diare, kelelahan, hingga sindrom radiasi akut. Pada tingkat tinggi, bisa menimbulkan kerusakan organ bahkan kematian. Jangka panjang, paparannya bisa meningkatkan risiko kanker, gangguan imun, dan kelainan janin bagi ibu hamil.

“Tapi paparan yang ditemukan mayoritas masih bisa diatasi melalui dekontaminasi, obat, serta pemantauan,” tegasnya.

Aji juga memastikan pemerintah serius menangani insiden ini lewat Satgas Penanganan Cs-137. Penanganan dilakukan di radius lima kilometer dari lokasi temuan awal, termasuk edukasi publik dan pemeriksaan lanjutan terhadap warga maupun keluarga yang berkontak langsung.

“Pemeriksaan akan diperluas, sedang menunggu pemetaan dari BAPETEN dan BRIN,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat Cikande dan sekitarnya untuk tidak panik, namun tetap waspada. Pemeriksaan kesehatan gratis bisa dilakukan di puskesmas atau faskes yang ditunjuk pemerintah. Pasalnya, radiasi seperti Cs-137 tidak bisa dirasakan secara langsung.

“Terapkan PHBS, rajin mandi, cuci tangan, istirahat cukup, makan makanan bergizi. Dan jika merasa mual, muntah, lemas, atau gejala aneh lainnya, segera ke faskes,” lanjut Aji.

Aji juga meminta masyarakat untuk tidak menstigma para korban paparan dan menjaga solidaritas. “Ini bukan aib. Justru mereka harus kita dukung agar bisa pulih dan tetap semangat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!