Bea Cukai Aceh Terima Kunjungan BSI, Dorong UMKM Makin Tangguh Hadapi Pasar Global

ALASTA NEWS

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 18:41 WIB

50142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29/09/2025 — Morat maritnya perekonomian di Indonesia terjadi dikarenakan banyak permasalahan yang menggiringnya. Sangat perlu Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan para pembantunya, baik para penasehat pakar yang menjadi penasehat ahlinya mencari solusi maupun para menterinya, berkolaborasi saling membahu menciptakan semilyar lapangan pekerjaan untuk para sarjana di berbagai disiplin ilmu maupun pengangguran lainnya yang belum mendapatkan pekerjaan dan jelas nganggur belum bekerja,” ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal SE, SH, MH, Pakar Hukum Internasional, Ekonom, menanggapi materi pertanyaan para pemimpin redaksi cetak online dalam dan luar negeri di kantornya di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka pada 29/09/2025.

Hari ini seorang ojol menceritakan keadaan semakin susahnya kehidupan di Jakarta. Penghasilan ojol semakin turun drastis karena lemahnya daya beli masyarakat. Bahkan customer yang biasa berlangganan antar jemput belanjaan pun kini sudah berhenti. Banyak yang bangkrut akibat semua belanjaan mahal dan menjualnya susah, baik warung nasi maupun katering.

Sekitar Cipinang dan Perumpung semakin banyak berbagai aduan masyarakat diterima tim media. Senyum dan air mata menutupi penderitaan rakyat karena sulitnya kehidupan sekarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu Putri, beranak tiga, mengisahkan pilu perjalanan hidupnya yang sering tidak makan selama dua hari. Hanya air putih mengganjal rasa laparnya. Kalau ada tetangga punya makanan sisa kemarin kadang diberikan ke Ibu Putri. Walau hanya sedikit tetapi tiga anaknya bisa makan. “Saya tidak ikut makan karena hanya ada nasi sepiring untuk ketiga anak saya. Kadang pagi makan, tetapi siang tidak ada dan malam juga tidak ada,” kata Ibu Putri.

Pekerjaan suami hanya pekerja biasa di toko makanan hewan dengan gaji kecil. Yang penting ada untuk bayar kontrakan sejuta tiap bulan.

Ketika tim media bertanya ke Ibu Putri kenapa tidak cari kerja agar memiliki penghasilan tambahan, ia menceritakan bahwa dirinya memiliki masalah kesehatan, penyakit epilepsi sejak usia 14 tahun sampai sekarang. Karena kondisi seperti ini maka tidak mampu mencari kerja. Bantuan dari pemerintah tidak pernah didapatkan, baik BLT maupun lainnya. Tinggal di Cipinang Pulo Maja, di belakang penjara RT 06 RW 05.

Pekerjaan memulung sampah menjadi pekerjaan rutin banyak masyarakat di belakang penjara Cipinang.

Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH, pemerhati masyarakat, menyampaikan kepada media: “Rakyat di Jakarta semakin susah, seharusnya mendapatkan bantuan beras agar bisa makan dari pemerintah pusat dan daerah.”

Hasil liputan media di masyarakat Cipinang, belakang penjara Jakarta Timur, menunjukkan lapangan kerja buruh kasar menjadi pemulung atau pekerjaan ojol tidak mencukupi. Penghasilan memulung sehari semalam hanya Rp 25.000 per hari. Penghasilan ojol bersih rata-rata Rp 35.000 per hari. Inilah penghasilan masyarakat. Maka bisa disimpulkan kondisi masyarakat semakin miskin, menurut Hadi di RT 04 RW 12 belakang penjara Cipinang, Jakarta Timur.

“Kalau di Jakarta saja semakin miskin masyarakatnya, apalagi yang di luar daerah. Tentu sangat parah kemiskinannya,” pendapat Hadi sebagai ojol di Jakarta.

Belum ada program dari pemerintah pusat yang menyentuh masyarakat miskin agar bisa penghasilannya bertambah sehingga bisa makan tiga kali sehari.

Narasumber: Prof DR KH Sutan Nasomal SE, SH, MH, Pakar Hukum Internasional, Ekonom, juga Presiden Partai Oposisi Merdeka dan Jenderal Komite Mantan Preman Indonesia serta Pendiri/Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Jakarta.
Call Centre: 08118419260

Berita Terkait

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
WOW, Dana Pokir Disalah Gunakan, Ternyata Untuk Bagi Bagi Proyek, TTI Bongkar Dugaan Cashback Rp 200 M Proyek Pokir
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Pemerintah Kab. Aceh Tenggara kembali raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Aceh
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!