RPPAI Imbau Orang Tua Larang Anak Ikut Demo di Tengah Memanasnya Situasi Politik

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:41 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA I Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) mengeluarkan imbauan penting bagi para orang tua di sejumlah daerah di Indonesia.

Imbauan ini menyusul meningkatnya tensi politik dan gelombang demonstrasi yang terjadi di beberapa kota besar, mulai dari Jakarta, Semarang, Solo, Pati, Grobogan, Bandung, Makassar hingga Yogyakarta.

Ketua Umum RPPAI, Agus Kliwir menegaskan bahwa kondisi saat ini perlu menjadi perhatian serius, terutama dalam hal melindungi anak-anak sekolah dari potensi keterlibatan dalam aksi unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan agar orang tua benar-benar mengawasi aktivitas anak-anaknya, mengingat situasi di lapangan rentan menimbulkan risiko.

“Anak-anak tidak seharusnya dilibatkan dalam demonstrasi. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua, agar melarang anak-anaknya ikut turun ke jalan.

Selain membahayakan keselamatan mereka, hal itu juga bertentangan dengan prinsip perlindungan anak,” ujar Agus, Sabtu (30/8/2025).

Menurut Agus Kliwir, aksi demonstrasi memang merupakan bagian dari kebebasan berpendapat. Namun, ia menilai belakangan ini banyak aksi yang tidak berjalan netral dan berpotensi menimbulkan kerusakan fasilitas publik.

Kondisi itu justru dapat memicu gesekan antara aparat dan massa di lapangan. “Silakan menyampaikan aspirasi, itu hak setiap warga negara.

Tapi jangan sampai merusak fasilitas negara atau anarkis, apalagi melibatkan anak-anak di bawah umur.

Kami melihat aksi ini tidak sepenuhnya netral, dalam penyampaian pendapat di muka umum,” lanjutnya.

RPPAI juga mendorong aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menghadapi gelombang aksi.

Agus Kliwir menekankan, bahwa menjaga stabilitas keamanan tidak harus dengan cara represif, melainkan bisa melalui komunikasi yang baik dan tindakan persuasif.

“Kami mendukung penuh TNI-Polri untuk melakukan pendekatan humanis terhadap massa aksi.

Dengan begitu, aspirasi masyarakat tetap bisa tersampaikan, tanpa harus menimbulkan benturan di lapangan,” imbuh Agus Kliwir

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di setiap daerah.

Ketum RPPAI mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

“Mari kita jaga situasi wilayah, agar tetap kondusif. Orang tua harus tegas melarang anak-anaknya ikut andil dalam aksi demonstrasi.

Kita semua punya tanggung jawab untuk menciptakan kedamaian dan melindungi generasi penerus bangsa,” kata Agus Kliwir.

Dengan imbauan ini, RPPAI berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik nasional, serta tetap mengutamakan keselamatan keluarga, khususnya perempuan dan anak-anak.(red)

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!