PESAWAT Sebut Kepemimpinan Bustami di Disdikbud Menuai Pro-Kontra, Perlu Tindakan Tegas dari Bupati

ALASTA NEWS

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:57 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idi Rayeuk — Organisasi Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak, Muntasir Age atau yang dikenal sebagai Panglima Age, yang meminta Bupati Aceh Timur mencopot Bustami dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur. Dukungan ini disampaikan langsung oleh pendiri PESAWAT, Hasballah Kadimin, pada Selasa (5/8/2025).

Menurut Hasballah, sikap tersebut bukanlah bentuk reaksi instan semata, melainkan lahir dari pemahaman mendalam terhadap sistem dan pola pemerintahan yang seharusnya dijalankan untuk menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam sektor pendidikan. Sebagai wadah yang beranggotakan wartawan senior di Aceh Timur, PESAWAT menilai penting untuk bersuara ketika melihat adanya potensi masalah yang dapat menghambat pelayanan publik. “Sosok Bustami kami nilai tidak layak memimpin dinas sebesar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, meskipun hanya berstatus Plt.,” kata Hasballah.

Ia menambahkan, sejak awal menjabat beberapa bulan lalu, Bustami telah memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Menurut Hasballah, hal ini disebabkan gaya kepemimpinan yang dinilai egois dan menutup diri terhadap kritik. Sikap tersebut, tegasnya, merupakan salah satu karakter yang dapat merugikan iklim kerja birokrasi. “Pejabat yang bersikap egois, anti kritik, dan menggunakan kewenangan secara sewenang-wenang demi mempertahankan jabatan adalah watak diktator,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasballah menilai pernyataan Muntasir Age mewakili keresahan publik terhadap tata kelola pendidikan di Aceh Timur. Ia menggarisbawahi bahwa kritik dari Jubir KPA Peureulak bukan semata serangan personal, melainkan dorongan agar pemerintah daerah melakukan pembenahan serius di sektor pendidikan. “Pernyataan tersebut sangat tepat dan patut diapresiasi. Tujuannya jelas, yaitu menginginkan pendidikan Aceh Timur menjadi lebih baik dan maju demi mencetak generasi cerdas di masa depan,” katanya.

Lebih jauh, Hasballah mendesak Bupati Aceh Timur untuk segera mengambil langkah tegas terhadap situasi di Disdikbud Aceh Timur. Ia mengingatkan bahwa tanpa tindakan cepat, kualitas tata kelola dinas tersebut dikhawatirkan akan terus menurun. “Jangan biarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini semakin bobrok di bawah kepemimpinan Bustami,” ujarnya.

Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap kinerja Plt. Kadisdikbud Aceh Timur yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan daerah. Dukungan PESAWAT terhadap kritik KPA Peureulak mempertegas adanya tekanan dari berbagai elemen agar Bupati Aceh Timur melakukan evaluasi menyeluruh di sektor pendidikan. .(Haskad)

Berita Terkait

Satpol PP Provinsi Riau Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang ke Daerah Terpencil Simpang Jernih
Anak Pesisir dan Pedalaman Unjuk Kreativitas, SD Negeri Pante Kera Tampil Gemilang di Ajang GSMS 2025
Sinergi Bea Cukai dan Satpol PP-WH Aceh Timur Berbuah Hasil, Ribuan Rokok Ilegal Diamankan
Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan
Ibu Muda di Aceh Timur Hilang Dua Pekan, Polisi Lakukan Penelusuran
Aksi Penghalangan Jurnalistik di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bertentangan dengan UU Pers dan Hak Publik
Aceh Timur Tunjukkan Solidaritas Global, Puluhan Komunitas dan Ormas Akan Hadiri Gema Shalawat untuk Kemerdekaan Palestina
Gerakan Rakyat Aceh Menggugat Sampaikan 10 Tuntutan, Soroti Kasus Korupsi dan Pencemaran Udara

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!