Ketum Baru BaraJP Serukan Seluruh Relawan Aktif Dukung Makan Bergizi Gratis dan Literasi Nasional

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 13:16 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP), organisasi relawan yang lahir dari semangat perubahan sejak 2013, kembali meneguhkan langkah politiknya di bawah kepemimpinan baru. Melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis 19 Juni 2025, Frans Ansanay resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum BaraJP menggantikan Utje Gustaaf Patty.

KLB tersebut dihadiri 38 Dewan Pengurus Daerah (DPD) dari seluruh Indonesia, mencerminkan soliditas dan kekompakan relawan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di tengah momentum perayaan ulang tahun ke-12 BaraJP, organisasi ini menyatakan sikap politik yang tegas: mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan pemerintahan hingga 2029.

“Seluruh pengurus daerah satu barisan dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal tanggung jawab sejarah untuk terus menjaga semangat perubahan dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Frans Ansanay dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan panjang dari peserta kongres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Frans menegaskan bahwa pelaksanaan KLB merupakan amanat dari Rakernas BaraJP tahun 2024 yang telah menetapkan tenggat waktu pembentukan kepengurusan baru maksimal pada Juni 2025. Kongres dibuka secara resmi oleh ketua umum demisioner Utje Gustaaf Patty yang telah memimpin organisasi sejak 2021.

Proses pemilihan ketua umum berlangsung demokratis dan berintegritas. Sidang majelis KLB dipimpin langsung oleh Ketua Umum pertama BaraJP (2013–2019), Sihol Manullang. Lima nama awalnya muncul sebagai bakal calon, yaitu Dr. Adli Abdullah, Dr. Affandy, dr. Relly Reagen, Warsun, dan Frans Ansanay. Namun, dalam semangat persatuan, keempat bakal calon secara legowo menyatakan mundur dan mendukung penuh Frans sebagai satu-satunya calon yang diterima secara aklamasi.

“Dengan hanya satu calon yang tersisa, maka berdasarkan konsensus dan semangat kebersamaan, kita secara aklamasi menetapkan Frans Ansanay sebagai Ketua Umum BaraJP periode 2025–2029,” ucap Sihol Manullang seraya mengetuk palu sidang, disambut sorak dan yel-yel semangat dari seluruh peserta.

BaraJP yang awalnya dikenal sebagai Barisan Relawan Jokowi Presiden, berdiri pada 15 Juni 2013. Sejak awal, nama “Barisan Relawan Jalan Perubahan” telah dipersiapkan sebagai kelanjutan gerakan politik relawan yang tidak semata berhenti pada sosok, melainkan pada visi besar perubahan. Seiring berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo, BaraJP kini memperkuat eksistensinya sebagai organisasi relawan nasional yang terus mengawal pemerintahan baru.

Ketua Umum terpilih, Frans Ansanay, menegaskan komitmennya untuk menjadikan BaraJP sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah, khususnya dalam menjalankan program-program prioritas nasional. Ia menyebut program perbaikan gizi dan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu inisiatif penting yang perlu didukung oleh seluruh relawan.

“Program gizi bukan hanya menyasar anak-anak sekolah. Ia menghidupkan ekonomi rakyat, membuka pasar bagi petani dan peternak lokal, hingga menciptakan efek berganda (multiplier effect) ke berbagai sektor. Badan Gizi Nasional sebagai pelaksana MBG perlu dibantu semua pihak, termasuk kita,” kata Frans.

Ia juga mengajak seluruh pengurus di 38 provinsi untuk aktif mengambil bagian dalam menyukseskan agenda-agenda strategis pemerintah. Tidak hanya pada tataran implementasi, Frans menekankan pentingnya penguatan literasi dasar di kalangan masyarakat relawan: membaca, menulis, mendengar, dan berbicara.

“Relawan zaman sekarang tidak boleh gagap informasi. BaraJP harus menjadi garda depan dalam menyebarkan narasi positif, sekaligus menjadi benteng menghadapi hoaks dan disinformasi. Literasi adalah fondasi pergerakan,” tegasnya.

KLB BaraJP kali ini menjadi tonggak penting yang menandai regenerasi kepemimpinan organisasi relawan nasional. Dengan semangat yang masih menyala sejak era Jokowi, dan kini dialihkan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, BaraJP menunjukkan bahwa relawan bukan hanya hadir saat kampanye, tapi juga dalam kerja nyata, menjaga amanah dan mengawal kebijakan demi Indonesia yang lebih baik.

Dengan formasi baru dan energi segar, BaraJP menyongsong masa depan sebagai kekuatan sipil yang tetap setia di jalur perubahan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polres Aceh Tenggara Pastikan Hari Pertama Masuk Sekolah Berjalan Aman dan Lancar

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:48 WIB

Sentuhan Rohani di Balik Jeruji, Kapolres Aceh Tenggara Hadirkan Ustaz untuk Bina Warga Tahanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02 WIB

Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Kinerja, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:32 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:43 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru

error: Content is protected !!