Lima Orang Tewas dan Satu Luka Berat dalam Pembacokan Massal di Aceh Tenggara, Pelaku Masih Berkeliaran

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 23:46 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Kabupaten Aceh Tenggara diguncang peristiwa tragis yang sangat mengerikan. Sebanyak lima orang warga dilaporkan tewas dan dua lainnya luka-luka akibat aksi pembacokan brutal yang terjadi di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, pada Senin, 16 Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa sadis ini diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial P (25 tahun), yang merupakan warga Pegunungan Kompas, Desa Alur Baning, Kecamatan Babul Rahmah. Pelaku disebut mengalami gangguan kejiwaan, dan kini masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Resor Aceh Tenggara.

Kejadian berdarah tersebut sontak membuat warga sekitar geger dan diliputi ketakutan. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku memulai aksinya dengan mendatangi rumah para korban secara acak dan menyerang mereka menggunakan senjata tajam berupa parang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu korban tewas berinisial AR, masih berusia 15 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya, tak jauh dari tempat kejadian perkara. Korban lainnya, FR (4 tahun), juga tewas setelah mengalami luka serius akibat bacokan. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku.

Tidak berhenti di situ, pelaku melanjutkan aksinya ke rumah E (16 tahun), yang juga dibacok pada bagian kepala dan leher hingga meninggal dunia di tempat. Kemudian pelaku menyasar korban lain yakni MA (45), warga Desa Rambung Tubung, yang mengalami luka bacok di kepala, dan NY (50), yang tewas di lokasi kejadian akibat serangan serupa. Korban terakhir yang sempat mendapat perawatan adalah HY (27), namun akhirnya juga dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane.

Pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Aceh Tenggara, AKP Jomson Silalahi, menjelaskan bahwa pelaku diketahui merupakan paman dari sebagian korban. “Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku dan para korban memiliki hubungan kekeluargaan. P adalah adik kandung dari ibu para korban,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut AKP Jomson mengatakan, pelaku sebelum kejadian sempat terlihat beraktivitas seperti biasa. Ia bahkan baru pulang dari berbelanja kebutuhan rumah tangga di Pasar Senin Desa Tenembak Alas. “Ia tinggal bersama orang tuanya di kawasan Pegunungan Kompas, dan berdasarkan keterangan saksi, tidak menunjukkan tanda-tanda akan melakukan aksi keji tersebut,” tambahnya.

Setelah melakukan pembunuhan berantai itu, pelaku melarikan diri ke arah hutan dan perbukitan sekitar. Aparat kepolisian dari Polres Aceh Tenggara dibantu personel Koramil serta masyarakat langsung melakukan pencarian intensif dan menutup sejumlah jalur pelarian.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengejar pelaku hingga tertangkap. “Kami membentuk tim khusus untuk memburu pelaku. Kami juga meminta dukungan masyarakat agar tetap tenang dan membantu memberikan informasi jika mengetahui keberadaan tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, langsung turun ke lokasi kejadian bersama Kapolres dan Dandim Agara. Ia menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sangat berduka atas insiden ini. Saya minta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak bertindak di luar hukum. Semua proses akan kita serahkan kepada pihak berwajib,” ucap Bupati dengan mata berkaca-kaca di hadapan keluarga korban.

Bupati juga mengimbau agar warga lebih peka terhadap kondisi kejiwaan anggota keluarga, terutama yang pernah menunjukkan perilaku menyimpang. “Ini menjadi pelajaran bahwa kesehatan jiwa juga penting untuk diperhatikan. Jika memang ada yang mencurigakan, segera koordinasikan dengan pemerintah desa atau petugas medis terdekat,” pesannya.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di Desa Uning Sigugur masih diselimuti duka mendalam. Warga masih trauma dan berharap pihak berwenang segera menangkap pelaku yang kini masih buron. Aparat keamanan juga telah meningkatkan patroli di kawasan sekitar lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan.

Polres Aceh Tenggara berjanji akan mengungkap motif pembunuhan secara tuntas dan menyeret pelaku ke hadapan hukum agar mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Laporan : Edi Saputra

Berita Terkait

Pencegahan Karhutla Jadi Prioritas, Polsek Bukit Tusam Dorong Warga Gunakan Cara Aman Kelola Lahan
Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H
SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel
2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN
DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:30 WIB

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:35 WIB

AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:33 WIB

AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:04 WIB

Police Go To Campus: Ditlantas Polda Riau Edukasi 150 Mahasiswa STIKES Payung Negeri Soal Keselamatan dan Lingkungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:24 WIB

Dewan Pendidikan Riau Anugerahkan Penghargaan ke Sanggar Tari Gelora Seni 9 SMAN 9 Pekanbaru

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:12 WIB

Door Stop Kasat Narkoba Polres Simalungun: Sepekan Ungkap 11 Kasus, Gulung Bandar Jaringan Aceh dengan 57 Paket Sabu Siap Edar

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:32 WIB

KOPVITNAS Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Lindungi Objek Vital Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:28 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, KOPVITNAS Targetkan Sistem Obvitnas yang Tangguh, Pelantikan dan Pengukuhan KOPVITNAS Periode 2026–2031

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!