Apakah Kami Orang Gayo “Ditinggalkan”

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 04:24 WIB

50549 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Sepertinya orang Gayo akan selalu menjadi masyarakat kelas 2 (dua) di Tanoh rencong. Dan sejarah telah mencatat itu, namun sepertinya hal yang sama akan kembali dirasakan oleh orang Gayo dalam 5 tahun kedepan.

Diawal pemerintahan baru Aceh, mualem sebagai gubernur Aceh telah menunjuk saudara Alhudri sebagai PLT Sekda Aceh. Penunjukan itu seperti membawa angin segar bagi masyarakat Gayo. Harapan orang Gayo untuk mengirimkan putra nya untuk turut terlibat dalam mengambil kebijakan strategis demi pembangunan Aceh kedepan sepertinya akan terwujud. Hal ini dirasakan tidak terlalu berlebihan karena toh di tanah Gayo dan Alas Mualem mendapatkan kemenangan besar di Pilkada 2024 kemarin.

Namun harapan itu serasa sirna dalam sekejap mata. Mualem kembali “berkhianat” kepada urang Gayo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baru 28 hari setelah penunjukan Alhudri sebagai PLT sekda, tiba² pada Senin 17 Maret 2025 beliau diganti tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Perlu digaris bawahi, ini bukan tentang saudara Alhudri, tapi ini tentang cara mualem sebagai gubernur Aceh yg memiliki hak penuh terkait itu memperlakukan orang Gayo.

Kecewa? Pasti. Namun apa mau dikata, Mualem dan orang² disekelilingnya bagaikan kacang yang lupa pada kulitnya. Beliau lupa bagaimana memperlakukan manusia Gayo sebagai manusia.

Kalau begini terus, maka sangat layak ide ALA (Aceh lauser Antara) kita diskusikan lagi.

Sekali lagi kami mengharap mualem sebagai orang di dipilih oleh masyarakat Gayo sebagai gubernur Aceh dapat menjelaskan ini kepada masyarakat Gayo secara khusus dan Masyarakat Aceh secara umum. Jangan hanya bisa berlindung dibalik tembok pendopo.

Uwet mi ko urang Gayo.

By. Tgk Muhammad muslim alhaitami
(Putra Gayo alumni Dayah)

Berita Terkait

Naik Bak Terbuka Tanpa Perlindungan, Kecelakaan Pekerja Tower di Aceh Tengah Berujung Luka-Luka
Polres Aceh Tengah Bersama Satpol PP dan PT THL Gelar Razia Tambang Emas Ilegal di Kecamatan Linge, Amankan Mesin Dompeng dan Asbuk Penyaring
Rutin Digelar Setiap Tahun, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pilar Sarat Makna dengan Santunan Anak Yatim
Rayakan 1 Muharram dan HUT Aceh Tenggara, Jamaah Lebah At-Taqwa Lakukan Wisata Religi Keliling Aceh Tengah
Pentas Seni dan Wisuda TK IT Az-Zahra Takengon Jadi Momentum Apresiasi Perjalanan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Aliansi Gayo Bela Palestina Mengajak Masyarakat Aceh Tengah untuk semarakkan Aksi Bela Palestina di Aceh Tengah
Hadiri Panen Raya Padi Serentak, Ini Harapan Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah
Ibnu Hasyim : Provinsi ALA Pasti Terwujud

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!