Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 Buka Ruang Partisipasi Pembangunan Seluas-luasnya kepada Masyarakat

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 04:27 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG | Pemkab Bandung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung tahun 2026 di Grand Sun Shine Soreang, Senin (4/2/2025).

Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam arahannya berpesan dalam penyusunan RKPD 2026 harus selaras dengan RPJPN 2025-2030 dan RPJMD Provinsi Jawa Barat serta RPJMD Kabupaten Bandung 2025-2029 yang akan disusun.

“Kalau kita lihat, dua tahun ke depan kita fokus untuk menyelesaikan jalan. Kami pemerintah daerah siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, yang tentunya insyaallah dalam RKPD yang akan kita susun nanti ke depan harus sinergi dengan program-program pemerintah pusat Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi,” ungkap Bupati Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti kebijakan Gubernur Jabar terpilih di mana untuk pajak kendaraan bermotor yang diberikan lagi kepada pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat, seluruhnya harus digunakan untuk menyelesaikan jalan di wilayah kabupaten/kota masing-masing.

“Maka, tidak ada kata lain dalam forum diskusi yang menarik pada hari ini, saya minta kepada Bapperida sebagai tim penyusun RKPD tahun 2026, khusus program-program strategis di antaranya perbaikan jalan. Infrastruktur ini tidak bisa diganggu gugat, bahkan setiap tahunnya harus lebih meningkat,” tandas bupati.

Hal ini pun sebagaimana yang tertuang dalam perencanaan awal (ranwal) RKPD 2026, yang memuat isu strategis sesuai RPJPD Kabupaten Bandung tahun 2025-2045.

Di antaranya adalah SDM yang berakhlak dan berkualitas, infrastruktur dasar yang inklusif, tata kelola pemerintahan yang transformatif, pengembangan kewilayahan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif, riset dan inovasi yang berkualitas serta perekonomian yang inklusif berdaya saing dan berkelanjutan.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menyatakan, pemerintah daerah berkomitmen dengan misi yang ketiga yaitu mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat, yang menjunjung tinggi kreativitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan.

“Dengan kata lain, kami membuka ruang partisipasi pembangunan seluas-luasnya kepada masyarakat melalui forum konsultasi publik ini,” kata Kang DS.

Forum ini pun diharapkan dapat dijadikan sebagai ruang untuk menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat terhadap tujuan sasaran dan program pembangunan daerah, yang nantinya dijadikan sebagai bahan masukan penyempurnaan Ranwal RKPD 2026.

Bupati Kang DS menyatakan, pembangunan yang telah dilaksanakan berdasar RPJMD 2021-2026 atau kurang lebih sekitar 3,5 tahun telah menghasilkan beberapa kemajuan. Di antaranya adalah pencapaian indikator makro pembangunan dari segi ekonomi maupun sosial.

“Hal ini ditandai dengan diraihnya sebanyak 430 penghargaan terhadap kinerja Pemkab Bandung sampai akhir tahun 2024,” ujar Kang DS.

Namun menurutnya keberhasilan tesebut jangan membuat kita terlena karena dalam beberapa hal masih menyisakan persoalan-persoalan yang aktual.

“Di antaranya kemiskinan, pelayanan publik, infrastruktur wilayah, penanganan bencana dan kerusakan alam, serta pendidikan dan kesehatan. Termasuk untuk ketahanan pangan, dalam rangka mensukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Bupati Bedas.

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan menambahkan, penyusunan RKPD 2026 ini adalah masa transisi antara RPJMD 2021-2026 dengan RPJMD 2025-2029, yang saat ini sedang disusun. Dengan pedoman pada RPJPD 2025-2045, yang senantiasa akan mengakomodir dan mengharmonisasi dengan visi misi Bupati Bandung terpilih.

Visi Bupati Bandung terpilih adalah terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

“Dengan 5 misi Bupati Bandung, yang nantinya dijabarkan melalui 57 rencana aksi yang akan diharmonimasi dan dielaborasi dalam penyusunan dokumen RPJMD 2025-2029, serta RKPD 2026 yang saat ini sedang disusun,” kata Marlan.(*)

Berita Terkait

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Prabu Foundation Gelar Diskusi Penguatan Toleransi dan Pengawasan Medsos di Kalangan Anak
Eks Napiter Roki Apris Dianto Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah Cegah Radikalisme Anak
Melawan Radikalisme, Eks Napiter Ustad Ismail Hasan Ikrar Jaga Kamtibmas dan Kawal Perayaan Natal 2025
SBNI Berjuang untuk Meningkatkan Kesadaran Perusahaan tentang BPJS
Peluang Ekonomi Sirkular di Sektor Perhotelan Bandung Diungkap Kemenparekraf
Akademi Persib Cimahi Torehkan Sejarah di Panggung Sepak Bola Dunia, Cimahi Bangga

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!