Aceh Tenggara — Luapan Sungai Kali Alas kembali mengacaukan aktivitas warga pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Kecamatan Babul Makmur menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah, khususnya Desa Muara Setulen, yang berada di bawah wilayah hukum Polsek Babul Makmur.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K langsung memonitor perkembangan sejak dini hari melalui Kapolsek Babul Makmur Iptu Sukardi,SE Kapolsek Babul Makmur yang turun langsung bersama personel untuk memastikan keselamatan warga.
Ratusan Warga Terdampak, Ratusan Hektar Lahan Terendam
Dari laporan awal, banjir merendam sedikitnya 180 KK atau sekitar 720 jiwa. Tak hanya permukiman, sebanyak 200 hektare lahan pertanian dan perkebunan — meliputi jagung dan kelapa sawit — turut terendam, menambah kerugian masyarakat.

Ketinggian air di beberapa titik mencapai 1 hingga 2 meter, membuat sejumlah rumah tak lagi bisa dihuni.
Evakuasi Berjalan, Warga Mengungsi ke Desa Tetangga
Personel Polsek Babul Makmur bersama masyarakat setempat segera melakukan evakuasi. Warga yang terdampak banjir sementara diungsikan ke Desa Muara Setia, desa terdekat yang masih aman dari luapan air.
Hingga laporan ini diterima, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Babul Makmur menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan Polres serta pemerintah daerah untuk langkah lanjutan.
“Perkembangan situasi akan terus kami laporkan. Mohon petunjuk dan arahan pimpinan,” tutupnya dalam laporan resmi kepada Kapolres Aceh Tenggara.
(Red)













































