UGL Bersama Pemerintah Daerah Bahas Strategi Penegerian dan Peningkatan Akreditasi dalam Dialog Konsultatif di Kutacane

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 00:13 WIB

50390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane  — Universitas Gunung Leuser (UGL), Sabtu (11/10/2026), menggelar Dialog Konsultatif Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan proses persiapan penegerian, sebagai bagian dari langkah strategis menuju transformasi kelembagaan menjadi perguruan tinggi negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula utama kampus UGL, Kutacane, Aceh Tenggara, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan pendidikan daerah serta civitas akademika UGL.

Acara dialog dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara, Yusrizal, ST. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa gagasan penegerian Universitas Gunung Leuser tidak hanya sebatas perubahan status administratif, melainkan merupakan strategi jangka panjang untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan meningkatkan mutu pendidikan di kawasan Aceh Tenggara dan sekitarnya.

“Usulan penegerian Universitas Gunung Leuser bukan sekadar perubahan status administratif, melainkan langkah strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat Aceh Tenggara dan sekitarnya,” ujar Yusrizal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama dari Universitas Teuku Umar (UTU), yakni Wakil Rektor I UTU, Prof. Dr. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, dan anggota Tim Re-AIPT UTU, Ir. Agam Rizky, S.Pt., M.Si. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memberikan perspektif dan pengalaman teknis dalam proses peningkatan akreditasi institusi serta tahapan prosedural menuju penegerian.

Ketua Yayasan Pendidikan Gunung Leuser, Drs. H. Jamanudin, M.AP, menyampaikan bahwa dialog ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem dan tata kelola kampus sejalan dengan standar yang ditetapkan dalam akreditasi. Ia optimistis bahwa tim UGL mampu merampungkan seluruh dokumen dan kelengkapan data akreditasi yang menjadi persyaratan utama penegerian sebelum akhir tahun 2025.

“Ini fase yang sangat penting. Kita sedang menyusun satu per satu fondasi yang menjadi syarat formal dan esensial dalam proses penegerian. Target kita akhir 2025 semua dokumen sudah siap,” ujar Jamanudin.

Rektor UGL, Dr. Indra Utama, M.Pd., turut menyampaikan bahwa masyarakat Aceh Tenggara menyimpan harapan besar terhadap perubahan status universitas ini. Menurutnya, penegerian kampus akan berdampak signifikan terhadap daya saing institusi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemerataan akses pendidikan tinggi di daerah pedalaman.

“Penegerian adalah dambaan masyarakat Aceh Tenggara sejak lama. Kami ingin membawa kampus ini menjadi ujung tombak pendidikan tinggi yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memberi dampak langsung ke masyarakat,” kata Indra Utama.

Dalam paparannya, Prof. Dr. M. Aman Yaman menilai bahwa peluang UGL untuk menjadi perguruan tinggi negeri sangat terbuka. Ia menyebut bahwa dengan komitmen seluruh pihak serta kerja sama yang solid, seluruh tahapan yang dibutuhkan untuk perubahan status dapat dituntaskan secara bertahap.

“Dengan pemenuhan syarat akreditasi dan kerja sama semua pihak, langkah ini sangat mungkin terwujud,” ujarnya.

Dialog konsultatif ini digelar dalam tiga sesi dan dihadiri oleh jajaran pimpinan UGL, dosen, staf administrasi, serta perwakilan dari sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tenggara. Seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama yang kuat dalam mempercepat proses penegerian universitas yang telah menjadi impian masyarakat setempat sejak lama.

Saat ini, Universitas Gunung Leuser memiliki lebih dari 3.600 mahasiswa aktif yang tersebar di sembilan program studi di bawah lima fakultas. Status akreditasi institusi saat ini adalah “Baik”, dan proses peningkatan akreditasi menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung kelayakan penegerian.

Dengan terselenggaranya dialog ini, Universitas Gunung Leuser menunjukkan keseriusannya dalam menapaki jalan menuju perguruan tinggi negeri. Semua pihak berharap, langkah ini menjadi awal dari babak baru dalam sejarah pendidikan tinggi di Aceh Tenggara, yang mampu mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel
2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN
DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM
Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis
BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!