Tiga Murid SD di Aceh Utara Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi Makanan Bergizi Gratis

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:08 WIB

50315 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon – Tiga siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, dilarikan ke Puskesmas usai mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Ketiganya kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia di Bukit Rata, Lhokseumawe.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr Ferianto, menyebutkan bahwa ketiga murid tersebut mengalami gejala mual, muntah, dan diare tidak lama setelah mengonsumsi hidangan makan siang dari program MBG.

“Ada yang makan nasi dengan ayam saja, ada yang ditambah tempe. Sekitar 10 menit setelah makan, gejala mulai dirasakan,” kata Ferianto saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti insiden ini, Dinas Kesehatan Aceh Utara langsung turun ke sekolah untuk melakukan pendataan dan pengambilan sampel makanan serta muntahan siswa yang mengalami gejala. Sampel tersebut telah dikirim untuk diperiksa di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Banda Aceh.

Meski langkah investigasi sudah dimulai, hingga saat ini hasil pemeriksaan belum diterima. Ferianto menyebut pihaknya masih menunggu konfirmasi dari lembaga yang melakukan uji laboratorium.

“Sampai hari ini belum bisa dipastikan penyebabnya. Kita masih menunggu hasil dari BPOM dan Labkesda,” ujar Ferianto.

Saat ditanya soal estimasi waktu keluarnya hasil pemeriksaan, ia menyatakan belum bisa memberikan kepastian karena proses analisis juga bergantung pada jumlah sampel lain yang diperiksa bersamaan di laboratorium tersebut.

Namun ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan menyampaikan perkembangan segera setelah hasil uji laboratorium rampung dan diterima.

Insiden ini memunculkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan pihak sekolah, mengingat program Makanan Bergizi Gratis merupakan salah satu inisiatif pemerintah daerah untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa. Pihak sekolah bersama instansi terkait kini tengah mengevaluasi pelaksanaan program tersebut untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Berita Terkait

Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045. SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Gagas 1000 Formulir Untuk Pendidikan Gratis
Bupati Dukung Penuh Program Karang Taruna, BBKT 2025 Diwarnai Aksi Sosial Nyata bagi Masyarakat Marginal
Buka Bhakti Sosial Operasi Katarak, Wagub Fadhullah Ajak Dunia Usaha Perkuat Kepedulian Sosial
Pimpinan Redaksi Metroperiswa Sangat Menyesalkan Pernyataan Humas PT Eliazer Nohar Pratama, Terkait Wartawan Diminta Ikuti Ketentuan Perusahaan
Satlantas Polres Lhokseumawe Kawal Kelancaran Arus Wisatawan di Gunung Salak Saat Libur Panjang
Polsek Syamtalira Bayu Amankan Jalan Raya, Pelajar Nyaman Menyeberang
Pemilik RS Putri Bidadari Sumut Asal Pidie Bangun Masjid Di Tanah Luas
Pemilik RS Putri Bidadari Asal Pidie Bangun Masjid di Aceh Utara

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!