Gubernur Aceh Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Peternakan dengan Australia

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:06 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Pemerintah Aceh melalui Badan Reintegrasi Aceh (BRA) menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Australia di bidang pendidikan, pelatihan kerja, dan peternakan. Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara Ketua BRA Jamaluddin dan perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Jamaluddin mewakili Gubernur Aceh dalam pertemuan yang berlangsung dengan Hannah Derwent, Counsellor Human Development di Kedutaan Australia, serta staf kedutaan lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Jamaluddin menyampaikan kesiapan Aceh untuk membuka diri terhadap investasi di berbagai sektor strategis, khususnya yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Aceh memiliki kekayaan alam sangat melimpah, namun memiliki masalah pada sumber daya manusia sehingga tidak mampu mengonversinya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Jamaluddin dalam keterangan tertulis yang dirilis BRA, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap Australia bisa menjalin kerja sama strategis, di antaranya dengan memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada generasi muda Aceh untuk berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Australia, baik pada jenjang strata satu, magister, hingga program doktor.

Menurut Jamaluddin, sektor pendidikan tinggi yang dapat menjadi prioritas mencakup bidang strategis seperti perindustrian, perminyakan, dan pertambangan — sektor yang sangat dibutuhkan Aceh untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Selain pendidikan tinggi, Aceh juga disebut sangat memerlukan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang memiliki standar internasional, seperti yang diterapkan di Australia. Keberadaan BLK ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil serta membuka peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di Australia.

“BLK ini nantinya juga dapat memberikan kesempatan bagi mantan kombatan dan para korban konflik untuk ikut berpartisipasi sebagai salah satu upaya menyelesaikan konflik Aceh secara menyeluruh, bermartabat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Topik lain yang turut dibahas dalam pertemuan adalah pengembangan sektor peternakan, khususnya potensi penggemukan sapi. Menurut Jamaluddin, Aceh merupakan daerah yang memiliki lahan hijau yang luas, menjadikannya lokasi potensial untuk penggemukan ternak sepanjang tahun.

Selain didukung kondisi geografis yang subur, Aceh juga berada di posisi strategis sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di kawasan Samudra Hindia. Keberadaan pelabuhan bebas Sabang dinilai membuka peluang besar untuk menjadikan Aceh sebagai hub penggemukan sapi yang terintegrasi dengan pasar internasional.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Australia, sekaligus memperluas peluang pengembangan ekonomi Aceh melalui pendekatan pendidikan, pelatihan kerja, dan sektor peternakan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!