Akhmad Munir Raih 52 Suara, Hendry Ch. Bangun 35 Suara, Kongres PWI 2025 Akhiri Dinamika Panjang Organisasi Wartawan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:26 WIB

50327 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Akhmad Munir, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030 melalui Kongres PWI yang digelar di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025).

Dalam pemilihan yang berlangsung sejak sore hingga malam, Munir berhasil meraih 52 suara dari total 87 suara sah, mengungguli calon ketua umum lainnya, Hendry Ch. Bangun, yang memperoleh 35 suara. Keputusan ini disambut sorak gembira para peserta kongres, yang menandai akhir dari proses pemilihan penuh dinamika.

Kongres kali ini tidak hanya menghasilkan ketua umum, tetapi juga memilih Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat. Mantan Ketua Umum PWI periode 2018–2023, Atal S. Depari, terpilih setelah mengantongi 44 suara, unggul tipis atas Drs. Sihono HT, M.Si, yang meraih 42 suara. Ketatnya persaingan ini menunjukkan besarnya perhatian anggota terhadap arah kepemimpinan PWI ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana kongres semakin hangat ketika Munir dan Atal dikalungkan selendang sutera khas Bugis sebagai simbol kemenangan dan penghormatan. Momen tersebut menjadi penegasan simbolis bahwa tongkat estafet kepemimpinan PWI kini berada di tangan generasi baru, dengan tetap menjaga kesinambungan tradisi organisasi.

Sebagai langkah awal, Munir langsung memimpin rapat pleno ketiga Kongres Persatuan. Dalam rapat tersebut disepakati pembentukan tiga formatur untuk menyusun kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030. Ketiganya adalah Fathurrahman mewakili wilayah Sumatera, Lutfil Hakim mewakili Pulau Jawa, serta Sarjono mewakili wilayah Sulawesi. Mereka diberikan waktu 30 hari untuk merampungkan struktur kepengurusan baru.

Terpilihnya Akhmad Munir menandai babak baru kepemimpinan PWI, organisasi wartawan tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1946. Di tengah derasnya arus digitalisasi media dan tantangan menjaga kualitas jurnalisme, Munir dihadapkan pada tugas besar: memperkuat solidaritas internal, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah kebebasan pers di Indonesia.

Akhmad Munir dikenal luas di kalangan pers nasional sebagai wartawan senior dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Ia memulai kariernya di media cetak daerah sebelum bergabung dengan LKBN ANTARA, kantor berita resmi negara. Reputasinya dibangun melalui liputan isu politik, hukum, hingga ekonomi, yang mengantarkannya pada berbagai posisi penting di tubuh redaksi.

Sebelum dipercaya sebagai Direktur Utama LKBN ANTARA, Munir telah menempati sejumlah jabatan strategis, termasuk pemimpin redaksi dan anggota dewan redaksi. Kiprah panjangnya di dunia jurnalistik membuatnya dianggap sebagai figur yang memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan pers, terutama di era disrupsi digital.

Dalam perjalanan kariernya, Munir juga aktif di organisasi kewartawanan. Ia pernah menjabat Ketua PWI Jawa Timur dan berperan dalam berbagai forum nasional yang menekankan pentingnya etika jurnalistik, perlindungan wartawan, serta penguatan kapasitas organisasi pers.

Dengan latar belakang tersebut, terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat dianggap sebagai momentum penting. Ia diharapkan mampu membawa semangat profesionalisme dan integritas ke tubuh organisasi, sekaligus mengembalikan peran PWI sebagai rumah besar bagi wartawan di seluruh Indonesia. (Red)

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!