Dorong Produktivitas dan Kualitas Kakao, Pemkab Aceh Tenggara Gandeng PT. Kudeungoe Sugata Indonesia

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 23:33 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor perkebunan unggulan daerah. Salah satu langkah konkret tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT. Kudeungoe Sugata Indonesia pada Selasa (20/5/2025), yang berlangsung langsung di lahan perkebunan rakyat Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar.

Dengan luas lahan kakao mencapai 21.549 hektare dan produktivitas tahunan sekitar 905 kilogram per hektare, komoditas ini menjadi tulang punggung sektor perkebunan di Aceh Tenggara. Terlebih, harga jual yang mencapai Rp120 ribu per kilogram menjadikan kakao sebagai sumber pendapatan utama bagi banyak petani lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal, yang mewakili Bupati dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kakao merupakan salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Namun, menurutnya, potensi besar ini belum sepenuhnya dioptimalkan. “Aceh Tenggara memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao. Dengan kerja sama ini, kita ingin mengakselerasi potensi tersebut,” ujar Yusrizal.

Melalui kolaborasi ini, PT. Kudeungoe Sugata Indonesia akan menginisiasi program Kebun Entres dan Kebun Induk—sebuah inovasi yang tak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga menghasilkan varietas kakao unggul yang tersertifikasi. Program ini sekaligus mendorong peremajaan tanaman serta penguatan kapasitas petani dalam praktik budidaya kakao berkelanjutan.

“Kerja sama ini adalah langkah konkret dalam memperkuat Aceh Tenggara sebagai sentra kakao berkualitas nasional. Kami juga bersyukur program ini sejalan dengan pendekatan lanskap berkelanjutan yang saat ini sedang kami dorong,” lanjut Yusrizal.

Tak hanya berhenti di pengembangan kebun entres, pemerintah daerah juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (NGO), organisasi masyarakat sipil (CSO), serta sektor swasta lainnya untuk bersama membangun masa depan kakao yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Menariknya, PT. Kudeungoe Sugata Indonesia juga berkomitmen untuk membeli bibit kakao berkualitas dari para petani Aceh Tenggara. Perusahaan ini bahkan turut bekerja sama dengan Swisscontact, sebuah yayasan pembangunan ekonomi berkelanjutan asal Swiss, yang telah banyak berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian di negara berkembang.

Dengan kerja sama ini, harapan untuk menjadikan Aceh Tenggara sebagai poros kakao unggulan Indonesia kian terbuka lebar.

(Anwar)

Berita Terkait

Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam
Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026
Potret Buruk Penanganan Bencana Nasional, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara Berujung Kekecewaan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi di Jantung Aceh Tenggara, Saat Pemerintah Setempat Diam Warga Desa Kuning 1 Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Banjir Abadi di Jantung Aceh Tenggara, Saat Pemerintah Setempat Diam Warga Desa Kuning 1 Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!