Aceh Tenggara — Sekretaris Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Yahdi Hasan, M.I.Kom menghadiri kegiatan pengajian dan pembacaan Yasin di Mushalla Al Ikhlas SMA Negeri 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati 21 tahun perdamaian Aceh.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Jufri RM, S.Pd., M.Si., mengatakan pembacaan Yasin dalam kegiatan tersebut secara khusus diniatkan untuk mendoakan perdamaian Aceh agar terus terjaga.
“Pembacaan Yasin ini khusus kita niatkan untuk perdamaian Aceh. Kita berharap perdamaian yang sudah berlangsung selama 21 tahun ini terus terpelihara dan membawa kebaikan bagi generasi mendatang,” ujar Jufri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Dinas Pendidikan Aceh yang mengajak seluruh satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati 21 tahun perdamaian Aceh.

Arahan itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 400.3.8.2011.440. Dalam surat tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta melaksanakan sejumlah kegiatan pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Yahdi Hasan, M.I.Kom mengapresiasi kegiatan yang melibatkan unsur sekolah dan para siswa tersebut. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian terhadap sejarah, serta menjaga nilai-nilai perdamaian.
“Generasi muda harus memahami bahwa perdamaian Aceh adalah sesuatu yang harus kita rawat bersama. Sekolah menjadi tempat yang sangat penting untuk menanamkan nilai persatuan, kebersamaan dan perdamaian kepada generasi penerus,” kata Yahdi.
Menurut beliau suasana damai akan menciptakan kondisi dan ekosistem yang baik untuk mendorong percepatan kemajuan di bidang pendidikan, terutama di Kabupaten Aceh Tenggara.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kutacane, Zenul Bakri, S.Pd., M.Si., menyebutkan sekolah yang dipimpinnya memiliki sekitar 1.080 siswa dengan 30 rombongan belajar atau rata-rata 10 kelas pada setiap tingkat.
Ia berharap kegiatan keagamaan dan refleksi tentang perdamaian dapat memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kehidupan yang damai di Aceh.
Kegiatan pengajian dan pembacaan Yasin tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh keluarga besar SMA Negeri 1 Kutacane. (Red)












































