Catatan Kaban Aceh Tenggara Saat Melintas: Fakta Lapangan Mengkhawatirkan di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 20:20 WIB

50212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Betung, Gayo Lues — 01 Desember 2025.
Perjalanan Kepala Badan Keuangan Daerah (Kaban) Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo-Karo, SE, M.Si., Ak, menuju Aceh Tenggara mendadak berubah menjadi pengalaman memprihatinkan. Kondisi jalan yang terputus akibat bencana membuat kendaraan yang ditumpanginya tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kaban pun terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, menyusuri jalur licin dan berlumpur di wilayah Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.

Setelah bejalan kaki H. syukur mengatakan Di tengah perjalanan bertemu dengan masyarakat Sdr. M.Daud yang memfasilitasi dengan kendaraan Roda 2 selanjutnya Kaban Syukur bertemu dengan PLT Camat Putri Betung, Sofyan L,SE serta Kapolsek Putri Betung, IPDA Novrizal, S.H, yang juga tengah melakukan pemantauan lokasi. Pertemuan singkat itu membuka kenyataan pahit yang sedang dihadapi masyarakat”ujarnya.

Dalam dialog di tengah jalan rusak tersebut, Camat dan Kapolsek menyampaikan kondisi kritis yang sedang terjadi.
“Hari ini seluruh stok BBM, baik untuk kendaraan operasional maupun alat berat, sudah benar-benar habis total,” tegas Kapolsek IPDA Novrizal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan BBM membuat:

– alat berat tidak dapat bergerak

– proses evakuasi lumpuh

– pembersihan material longsor terhenti

– mobilitas petugas di lapangan nyaris tidak berjalan

“Kami butuh suplai BBM segera, atau situasi akan semakin memburuk,” tambah Kapolsek.

Menurut penjelasan Camat Sofyan L,SE sebanyak 13 desa di Kecamatan Putri Betung hingga saat ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
“Masyarakat sudah mulai kesulitan pangan. Bantuan darurat harus segera turun,” ujar Camat dengan nada serius.

Warga kini bertahan seadanya, tanpa suplai logistik memadai dan tanpa kepastian kapan bantuan akan datang.

Sejumlah desa mengalami kerusakan sangat parah akibat bencana, terutama:

1. Kungke
2. Rambung
3. Gumpang Lembuh
4. Tetumpun
5. Serkil
6. Singah Mule
7. Marpunge
8. Kereta Onom
9. Pintu Gayo

Rumah-rumah warga rusak, akses jalan terputus, dan sebagian masyarakat terpaksa mengungsi tanpa perlengkapan layak. Banyak wilayah kini terisolasi total.

Seruan Mendesak untuk Bantuan

Camat dan Kapolsek Putri Betung menyampaikan permintaan mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar segera mengirim:

1. sembako

2. bantuan medis

3. logistik operasional

4. BBM untuk alat berat dan kendaraan evakuasi

Mereka juga berharap adanya dukungan dari Pemkab Aceh Tenggara, mengingat kedekatan wilayah dan hubungan sosial yang kuat.

“Kondisi masyarakat sangat kritis. Kami berharap kabupaten tetangga juga ikut membantu,” ujar Camat Sofyan

Melihat langsung kondisi lapangan, Kaban H. Syukur Selamat Karo-Karo menyampaikan rasa prihatin mendalam. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas kabupaten untuk mempercepat penanganan agar masyarakat tidak terus berada dalam kondisi terisolasi.

“Saya sendiri merasakan bagaimana sulitnya akses menuju wilayah ini. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan cepat,” tegas Kaban Syukur.

(Redaksi)

Berita Terkait

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran
Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian
Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Hentikan Proyek PT Horas Bangun Persada Jika Legalitas Material Tak Sah
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:48 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Hentikan Proyek PT Horas Bangun Persada Jika Legalitas Material Tak Sah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Minggu, 30 Agu 2026 - 16:43 WIB

error: Content is protected !!