Aceh Tenggara — Akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu dan derasnya arus Sungai Kali Alas, Oprit Jembatan Silayar di Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, mengalami amblas sepanjang sekitar 10 meter dengan kedalaman mencapai 5 meter. Kondisi ini langsung mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K, melalui Kapolsek Bambel Iptu Abdullah Husin, S.H., M.H., memerintahkan personel Polsek Bambel untuk turun ke lokasi dan melakukan tindakan cepat berupa pemasangan garis Police Line demi mengamankan area yang berpotensi membahayakan warga.
Kegiatan pemasangan Police Line dilakukan pada:
Hari/Tanggal: Kamis, 27 November 2025
Waktu: Pukul 17.00 WIB
Lokasi: Jembatan Silayar, Desa Pedesi, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara
Kapolsek Bambel Iptu Abdullah Husin menjelaskan bahwa amblasnya oprit jembatan terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. “Langkah cepat harus dilakukan untuk mencegah adanya korban jiwa. Area ini sangat rawan dan sudah kami tutup sementara dengan Police Line,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas dan menghindari area jembatan yang rusak. Polsek Bambel turut meminta BPBD Aceh Tenggara dan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan dan perbaikan sebelum kerusakan bertambah parah.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami berharap perbaikan bisa segera dilakukan,” tegasnya.
(Edy Sahputra)













































