Dua Peserta Kafilah Muda Bersinar di Tengah Kekecewaan: Thayalis dan Mona Fitri Harumkan Nama Aceh Tenggara di MTQ Aceh

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 20:46 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA | Selasa, 11 November 2025
Di tengah derasnya kritik dan kekecewaan publik atas hasil Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Provinsi Aceh di Pidie Jaya, secercah cahaya muncul dari dua wajah muda asal Aceh Tenggara.

Mereka adalah Thayalis dan Mona Fitri, dua kafilah muda yang berhasil mengangkat nama daerah di tengah sorotan tajam terhadap peringkat keseluruhan kafilah Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data resmi, Thayalis berhasil meraih Juara II Cabang Hafalan 100 Hadits dengan Sanad Putra dengan nilai 88 poin, hanya terpaut tiga angka dari juara pertama.
Sementara itu, Mona Fitri mencatat prestasi membanggakan di kategori putri dengan menempati posisi Harapan I pada cabang yang sama.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh Tenggara masih memiliki generasi Qur’ani berpotensi besar, meski secara keseluruhan hasil peringkat belum memuaskan.

“Kami Ingin Buktikan, Aceh Tenggara Masih Bisa Bangkit”

Usai lomba, salah satu kafilah muda dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan isi hatinya:

“Kami juga ingin menang, Pak, untuk kebanggaan orang tua kami dan Aceh Tenggara. Tapi mungkin rezeki belum berpihak tahun ini. Kami akan terus berlatih dan kembali lebih kuat.”

Kalimat sederhana namun tulus itu menggambarkan semangat pantang menyerah dari para peserta muda.
Mereka bukan hanya datang membawa lantunan ayat suci, tapi juga membawa harapan besar untuk mengangkat martabat daerah.

Kritik Publik Menggema, Tapi Prestasi Tak Boleh Dihapus

Usai pengumuman hasil MTQ, ruang publik dan media sosial dipenuhi nada kekecewaan.
Banyak pihak menyoroti lemahnya pembinaan dan minimnya kesiapan kafilah Aceh Tenggara.

Namun di balik keriuhan itu, keberhasilan dua peserta muda ini tak boleh terabaikan.
Mereka adalah bukti nyata dari kerja keras dan pembinaan yang tetap berjalan — walau dengan segala keterbatasan fasilitas, pendanaan, dan dukungan.

Pihak pembina daerah disebut telah melakukan latihan rutin, meski masih perlu peningkatan baik dari sisi intensitas, kualitas, maupun strategi pembinaan ke depan.
Dukungan lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak agar prestasi kecil ini bisa tumbuh menjadi kebanggaan besar di masa mendatang.

Dari Kegagalan, Muncul Cahaya Harapan

Kegagalan tahun ini bukan akhir dari segalanya — justru bisa menjadi titik awal kebangkitan.
Thayalis dan Mona Fitri telah membuktikan bahwa kerja keras, kesabaran, dan keikhlasan tidak pernah sia-sia.

Dengan pembinaan yang lebih terarah, fasilitas yang memadai, serta dukungan moral dari seluruh masyarakat, Aceh Tenggara diyakini dapat bangkit lebih kuat pada MTQ berikutnya.

Bangkit Bersama, Jadikan MTQ Sebagai Momentum Kebangkitan

Kini saatnya semua pihak berhenti saling menyalahkan dan mulai membangun semangat baru.
Kegagalan bukan aib, tetapi pelajaran berharga untuk memperbaiki langkah.

Aceh Tenggara masih memiliki harapan.
Masih ada generasi Qur’ani yang berjuang sepenuh hati di balik keterbatasan.
Dan selama semangat itu menyala, cahaya kebangkitan Qur’ani dari Tenggara Aceh tidak akan pernah padam. (SA).

Berita Terkait

Belum Sempat Beredar, Lima Butir Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Satresnarkoba, Tiga Pelaku Diamankan
Patroli Rutin Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Dua Tersangka Narkotika
Polres Aceh Tenggara Pastikan Hari Pertama Masuk Sekolah Berjalan Aman dan Lancar
Sentuhan Rohani di Balik Jeruji, Kapolres Aceh Tenggara Hadirkan Ustaz untuk Bina Warga Tahanan
Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Kinerja, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:36 WIB

Belum Sempat Beredar, Lima Butir Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Satresnarkoba, Tiga Pelaku Diamankan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:46 WIB

Patroli Rutin Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Dua Tersangka Narkotika

Senin, 13 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polres Aceh Tenggara Pastikan Hari Pertama Masuk Sekolah Berjalan Aman dan Lancar

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:48 WIB

Sentuhan Rohani di Balik Jeruji, Kapolres Aceh Tenggara Hadirkan Ustaz untuk Bina Warga Tahanan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:52 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:32 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru

error: Content is protected !!