Bupati Fakhry Tinjau Sekolah di Aceh Tenggara, Tekankan Disiplin dan Mutu Pendidikan

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 09:33 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane_Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, meninjau sejumlah sekolah di Kecamatan Lawe Alas dan Babul Rahmah, Sabtu (1/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan, kedisiplinan tenaga pengajar, serta mendengarkan masukan dari pihak sekolah.

Dalam kunjungan di Kecamatan Lawe Alas, Bupati Fakhry menyambangi SMP Negeri 1 Lawe Alas, SMP Negeri 3 Lawe Alas, SD Negeri 1 Engkeran, SD Negeri Darul Amin, dan TK Negeri Pembina Lawe Alas. Sementara di Kecamatan Babul Rahmah, ia meninjau SMP Negeri 2 Lawe Alas.

Di TK Negeri Pembina Lawe Alas, suasana menjadi lebih hangat saat Bupati ikut bernyanyi dan bermain bersama anak-anak didik. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak ini masa depan kita. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan belajar yang menyenangkan,” ujar Fakhry.

Selain sekolah, Bupati juga mengunjungi UPTD Puskesmas Perawatan Engkeran di Desa Cingkam Beranggun untuk memastikan pelayanan kesehatan dan kedisiplinan tenaga medis berjalan baik.

Kepada para guru, Fakhry berpesan agar terus menjaga disiplin dan semangat mengajar. Ia juga mendorong mereka untuk terbuka menyampaikan kendala yang dihadapi, baik terkait fasilitas sekolah maupun peningkatan kompetensi.

“Kalau ada kekurangan, sampaikan. Pemerintah daerah akan berupaya memperbaikinya,” ucapnya saat berdialog dengan guru di SMP Negeri 3 Lawe Alas.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Julkifli, mengatakan, kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi lapangan untuk memastikan mutu pendidikan dan sarana belajar.

“Kami ingin memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal. Bila ada fasilitas yang belum memadai, akan kami usulkan perbaikannya,” kata Julkifli.

Sementara itu, Ayna Rugayah, guru SMP Negeri 1 Lawe Alas, berharap pemerintah dapat memfasilitasi pelatihan tatap muka bagi guru, yang dinilai lebih efektif dibanding pelatihan daring. Bupati langsung merespons dengan meminta Dinas Pendidikan menindaklanjuti usulan tersebut.

Fakhry menegaskan, peningkatan mutu pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Aceh Tenggara.

“Guru yang profesional akan melahirkan generasi yang berdaya saing. Pemerintah akan terus mendukung peningkatan kapasitas guru,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut merupakan implementasi dari misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Dalam rombongan kunjungan itu turut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya anggota DPRK, Ketua MAA terpilih Kasri Selian, para asisten, staf ahli Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda, Kepala Badan Keuangan, serta perwakilan Majelis Pendidikan Daerah (MPD).

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar (pungli) dalam dunia pendidikan, termasuk dalam urusan jenjang karier guru.

Selain itu, dalam dialog di SMP Negeri 2 Lawe Alas, Fakhry menyoroti belum tersalurkannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut. Ia mengimbau agar penyaluran program segera direalisasikan.

“Program ini penting untuk mendukung tumbuh kembang siswa. Saya minta agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

(FENRA)

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan
HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory
Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran
Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian
Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Hentikan Proyek PT Horas Bangun Persada Jika Legalitas Material Tak Sah

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:35 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:07 WIB

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WIB

Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WIB

Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:11 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:19 WIB

Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

Berita Terbaru

error: Content is protected !!