Gubernur Aceh Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Peternakan dengan Australia

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:06 WIB

50388 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Pemerintah Aceh melalui Badan Reintegrasi Aceh (BRA) menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Australia di bidang pendidikan, pelatihan kerja, dan peternakan. Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara Ketua BRA Jamaluddin dan perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Jamaluddin mewakili Gubernur Aceh dalam pertemuan yang berlangsung dengan Hannah Derwent, Counsellor Human Development di Kedutaan Australia, serta staf kedutaan lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Jamaluddin menyampaikan kesiapan Aceh untuk membuka diri terhadap investasi di berbagai sektor strategis, khususnya yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Aceh memiliki kekayaan alam sangat melimpah, namun memiliki masalah pada sumber daya manusia sehingga tidak mampu mengonversinya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Jamaluddin dalam keterangan tertulis yang dirilis BRA, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap Australia bisa menjalin kerja sama strategis, di antaranya dengan memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada generasi muda Aceh untuk berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Australia, baik pada jenjang strata satu, magister, hingga program doktor.

Menurut Jamaluddin, sektor pendidikan tinggi yang dapat menjadi prioritas mencakup bidang strategis seperti perindustrian, perminyakan, dan pertambangan — sektor yang sangat dibutuhkan Aceh untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Selain pendidikan tinggi, Aceh juga disebut sangat memerlukan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang memiliki standar internasional, seperti yang diterapkan di Australia. Keberadaan BLK ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil serta membuka peluang kerja, baik di dalam negeri maupun di Australia.

“BLK ini nantinya juga dapat memberikan kesempatan bagi mantan kombatan dan para korban konflik untuk ikut berpartisipasi sebagai salah satu upaya menyelesaikan konflik Aceh secara menyeluruh, bermartabat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Topik lain yang turut dibahas dalam pertemuan adalah pengembangan sektor peternakan, khususnya potensi penggemukan sapi. Menurut Jamaluddin, Aceh merupakan daerah yang memiliki lahan hijau yang luas, menjadikannya lokasi potensial untuk penggemukan ternak sepanjang tahun.

Selain didukung kondisi geografis yang subur, Aceh juga berada di posisi strategis sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di kawasan Samudra Hindia. Keberadaan pelabuhan bebas Sabang dinilai membuka peluang besar untuk menjadikan Aceh sebagai hub penggemukan sapi yang terintegrasi dengan pasar internasional.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Australia, sekaligus memperluas peluang pengembangan ekonomi Aceh melalui pendekatan pendidikan, pelatihan kerja, dan sektor peternakan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur
Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko
Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah
Rafly Jatilukito Ajak Generasi Muda Kawal September Hitam dengan Aksi Damai
FRONTAL Jawa Timur Dorong Ekosistem Transportasi Online yang Sehat dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!