Kontes Durian Unggulan Lokal Agara, Meriahkan Jelang HUT RI ke-80 Total Hadiah 10 Juta Rupiah

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:33 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane_Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Kontes Durian Unggulan Lokal di kawasan wisata alam Lawe Ger-ger, Desa Jongar, Kecamatan Ketambe, Selasa (5/8/2025).

Kontes yang memperebutkan total hadiah senilai Rp 10 juta ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mencari dan mempromosikan durian lokal terbaik. Tiga durian terbaik hasil seleksi akan diajukan untuk didaftarkan sebagai Varietas Unggul Nasional (VUN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum dilakukan penilaian oleh dewan juri, unsur Forkopimda, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan Durian Traveler. seluruh buah yang diikut sertakan peserta, akan disaring oleh tim teknis dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Aceh.

Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama, yakni bentuk dan ukuran buah, edible portion (persentase daging buah), warna dan tekstur daging, serta rasa.

Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 21 durian lolos ke tahap akhir penilaian. Dewan juri kemudian menetapkan sembilan pemenang utama yaitu, Juara 1 Nomor 24, Juara 2 Nomor 34A, Juara 3 Nomor 19 Juara 4 Nomor 64B.

Sedangkan juara harapan yakni, Harapan 1 Nomor 47B, Harapan 2 Nomor 46, Harapan 3 Nomor 48A, Harapan 4 Nomor 41B dan Harapan 5 Nomor 31A.

Setelah membuka kontes, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Cut Huzaimah, menyatakan bahwa durian lokal dari Aceh Tenggara memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas.

“Kami melihat durian dari Agara sudah mendapat tempat di pasar nasional, bahkan bersaing dengan durian impor. Kami akan mendukung proses observasi plasma nutfah untuk didaftarkan ke Kementerian Pertanian,” ujar Cut.

Ia menambahkan, jika varietas lokal ini lolos sebagai VUN, maka akan diproduksi benih bersertifikat untuk didistribusikan kembali kepada petani lokal dan petani dari daerah lain di Indonesia.

Selanjutnya Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry dalam sambutannya menyebut kontes ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bentuk rasa syukur atas potensi pertanian yang dimiliki daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun dan menjadi daya tarik wisata baru di wilayah tersebut.

“Durian lokal kita adalah simbol kekayaan alam dan kerja keras petani. Melalui kontes ini, kita ingin tunjukkan bahwa Aceh Tenggara layak jadi daerah penghasil durian berkualitas nasional,” ujarnya.

Melalui kontes yang diselenggarakan, ia ingin menujukan kepada dunia bahwa durian dari Aceh Tenggara tak kalah saing dengan durian daerah lain dan dari sektor hasil kebun durian, Bupati berniat untuk membuka peluang pasar lebih luas lagi.

“Kita ingin mengangkat potensi durian lokal mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas, dan membuka peluang pasar yang lebih luas”. Ungkap Bupati

Hal senada disampaikan Dandim 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdiyantoro menilai bahwa durian dari wilayah ini tidak kalah dengan durian premium dunia. Ia juga menilai budidaya durian dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem pertanian secara luas.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan, menyebut antusiasme peserta sangat tinggi. Total 97 peserta ikut ambil bagian dari berbagai kecamatan.

Dengan jumlah 163 durian yang ikut dikonteskan, Ia mengungkapkan Durian-durian terbaik akan diusulkan untuk didaftarkan sebagai varietas unggul nasional dan dikembangkan melalui program pembenihan bersertifikat.

“Ini adalah langkah awal untuk menjadikan durian lokal kita sebagai produk unggulan. Ke depan, kami akan terus mendukung para petani melalui pelatihan dan pengembangan teknologi pertanian,” ujarnya.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh menyatakan akan melakukan pendampingan lanjutan untuk lima besar durian terbaik guna diobservasi dan diajukan ke Kementerian Pertanian RI.

Targetnya, pada tahun 2026 Aceh Tenggara memiliki varietas durian lokal resmi yang terdaftar secara nasional.

(Fenra)

Berita Terkait

Potret Buruk Penanganan Bencana Nasional, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara Berujung Kekecewaan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi di Jantung Aceh Tenggara, Saat Pemerintah Setempat Diam Warga Desa Kuning 1 Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel
Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel
Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Potret Buruk Penanganan Bencana Nasional, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara Berujung Kekecewaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Banjir Abadi di Jantung Aceh Tenggara, Saat Pemerintah Setempat Diam Warga Desa Kuning 1 Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Polisi Bersama Masyarakat:, Polres Aceh Tenggara Berangkatkan 35 Calon Anggota Saka Bhayangkara untuk Perkemahan Perjusami

Berita Terbaru

error: Content is protected !!