Publik Percaya Kinerja BGN Akan Lebih Fokus Perbaiki Kualitas Makan Bergizi Gratis

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:55 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Oktober 2025 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan, serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi

Program pemberian makanan bergizi bagi anak sekolah telah dilaksanakan di sejumlah negara. Program MBG sejatinya bertujuan mulia untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan anak Indonesia. Namun, dengan adanya insiden keracunan yang terjadi beberapa bulan lalu, dapat menimbulkan trauma dan resiko bagi keselamatan anak,” Sebelumnya, Kepala BGN membeberkan data kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika dilihat dari kasus, jumlah keracunan MBG yang tercatat oleh BGN mencapai 75 kejadian.
Rinciannya, 24 kasus terjadi pada periode 6 Januari sampai 31 Juli 2025 dan 51 kasus dari 1 Agustus hingga 30 September 2025. Secara total ada 75 kasus keracunan selama program ini berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi berbagai isu terkait soal keracunan makanan beberapa waktu lalu maka Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah bergulir di berbagai sekolah di Indonesia. Kami percaya Badan Gizi Nasional tidak tinggal diam dalam menyikapi insiden keracunan yang terjadi di beberapa daerah, justru kami melihat upaya BGN dalam mengatasi masalah tersebut secara komperhensif dan akan terus melakukan upaya perbaikan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis tersebut.

Kami mendukung penuh langkah BGN dalam upaya membenahi seluruh mitra SPPG dalam hal pengetatan prosedur keamanan mulai dari dapur. Kami juga mendukung BGN membentuk tim investigasi internal dan eksternal yang beranggotakan para pakar para ahli kimia, farmasi, chef, serta pakar dari berbagai bidang keilmuan lainnya. Mereka bertugas mendalami secara spesifik 70 kasus keracunan yang dilaporkan terjadi sepanjang Januari hingga September 2025, yang berdampak pada penerima program MBG.

Kami apresiasi langkah BGN yang telah melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan KLB dan insiden keracunan makanan yang melibatkan peserta MBG. Selain itu juga BGN bergerak cepat dalam mengatasi berbagai insiden keracunan dengan memberikan bantuan pengobatan kepada semua siswa yang terdampak keracunan.

Publik yakin dan percaya bahwa BGN terus meningkatkan komitmennya untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan berbagai cara antara lain dengan mengembangkan sistem pengawasan berlapis, pelatihan rutin, dan kerja sama lintas sektor demi menjamin mutu, keamanan, serta kesinambungan program di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu BGN memberikan pelatihan rutin kepada penjamah makanan untuk memastikan penerapan prinsip keamanan pangan yang sesuai standar.

Dengan adanya standar pengawasan yang ketat yang dilakukan oleh BGN ini menjadi langkah penting supaya tidak terjadi kasus serupa di masa yang akan datang, tidak hanya di wilayah yang terjadi insiden, tetapi juga seluruh penerima manfaat MBG di semua daerah.

Kami berharap masyarakat penerima manfaat akan semakin puas atas pelayanan yang telah diberikan oleh BGN yang telah sesuai dengan mutu standar dan kualitas pemenuhan gizi bagi anak Indonesia. Kami juga berharap BGN terus memastikan bahwa makanan yang diterima oleh masyarakat memang makanan yang sehat, layak, bergizi seimbang, dan aman,” pungkas Azmi.

Kordinator LAKSI
Azmi Hidzaqi

Berita Terkait

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia
DPP LPPI: Ombudsman Harus Presisi, Jangan Rumah Dinas Dipersepsikan Sebagai Fasilitas Mewah Napi
Soroti Rentetan Kasus di Bank Mandiri, KAMAKSI Desak Dirut Riduan Mundur
Modal Konglomerat Mengalir ke Luar Negeri, Utang Global Membengkak, Pinjol Makin Berisiko
Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka, PII Tegaskan Peran Mitra Strategis Pemerintah
Rafly Jatilukito Ajak Generasi Muda Kawal September Hitam dengan Aksi Damai
FRONTAL Jawa Timur Dorong Ekosistem Transportasi Online yang Sehat dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!