Dibalik Tuduhan Jahat Ada Ketakutan Nyata: Budi Arie Terlalu Tegas untuk Dibiarkan Bekerja dengan Tenang

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:52 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Baru-baru ini, Menteri Budi Arie terus mendapatkan serangan narasi yang negatif, bahkan sampai kepada penghakiman sepihak. Narasi yang dibangun pun terus mengait-ngaitkan Menteri Koperasi Budi Arie, seperti tuduhan perlindungan terhadap judi online (Judol), menerima setoran 50%, dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Narasi negatif dan tuduhan tendensius yang diarahkan kepada Menkop Budi Arie mendapatkan respons dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia, Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandangan saya, melihat narasi negatif dan isu serangan opini yang diarahkan kepada Menteri Koperasi, tidak heran dan tidak terkejut sebenarnya. Mengapa demikian? Karena kita ketahui, semasa Menkop Budi Arie bertugas sebagai Menteri Kominfo, beliau menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi situs judo (judi online) dan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs tersebut.”

Selama menjabat sebagai Menkominfo, Budi Arie telah memblokir sekitar 3,8 juta situs judo. Menteri Kominfo Budi Arie saat itu benar-benar serius memberantas situs judo, lebih dari 3 juta situs judi online berhasil diblokir. Bahkan, Kementerian Kominfo juga menangani 25.500 sisipan halaman judi online di situs lembaga pendidikan, serta 26.560 sisipan halaman judi di situs lembaga pemerintahan.

Oleh karena itu, narasi negatif, framing isu, dan komentar-komentar miring yang diarahkan kepada Menteri Koperasi Budi Arie terkesan datang dari barisan sakit hati. Sebab, saat menjabat sebagai Menteri Kominfo, Budi Arie memang benar-benar memberantas jutaan situs judo. Sudah pasti ada pihak-pihak yang tidak suka dan tidak senang atas keberanian Budi Arie — mungkin saja berasal dari kelompok yang terganggu kepentingannya karena situs-situs mereka diberantas.

Oleh sebab itu, ramainya pemberitaan di berbagai media tentang dugaan keterlibatan Budi Arie dalam judi online, sesungguhnya menunjukkan bahwa beliau adalah korban framing dan fitnah. Budi Arie hanya menjadi korban dari serangan narasi palsu dalam kasus judo.

Saat ini, masyarakat sudah semakin cerdas dalam menanggapi informasi, terutama terhadap berita-berita yang menggiring opini dan melakukan framing terhadap seseorang.

Berdasarkan fakta-fakta dan data di atas, saya menilai bahwa keutuhan informasi sangat penting untuk memahami persoalan ini. Saya juga berharap penjelasan ini bisa membuat publik semakin paham. Faktanya, masyarakat hari ini sudah pintar dan bisa melihat bahwa Budi Arie tidak terlibat dalam praktik perlindungan situs judi online.

Saya juga meminta kepada publik agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong dan framing negatif terkait dugaan aliran dana judi online yang terus menuding Menteri Koperasi Budi Arie terlibat. Diketahui, Menkop Budi Arie sudah membantah isu tersebut, dan setidaknya ada tiga poin penting yang membuktikan bahwa beliau sama sekali tidak terlibat dalam perlindungan situs judi online seperti yang disebarkan oleh narasi liar

Salam hormat,
Ketua Umum DPP LPPI
Dedi Siregar

Berita Terkait

Harba PII 2026, Momentum Kebangkitan Pelajar Islam di Era Digital
Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Sertifikasi Hipnoterapi Resmi Dorong Profesionalisme Praktisi di Indonesia
Dugaan Penganiayaan di Polda Metro Jaya: Korban Dipukul Saat Proses Konfrontasi, Publik Sorot Keamanan Internal
Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang
Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
Fahd A Rafiq :Kick Away The Ladder, Strategi Brutal Negara Maju Menendang Tangga Kemajuan Indonesia di Balik Topeng ‘Propaganda Hijau

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:17 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Kamis, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Rabu, 2 September 2026 - 19:28 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:55 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:19 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:35 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!