Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 16:52 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di SMA Negeri 1 Badar tidak sekadar berlangsung di bawah tiang bendera. Sekolah itu mengisinya dengan gotong royong, penanaman pohon, kegiatan keagamaan, hingga perlombaan seni yang mengangkat keberagaman budaya Aceh Tenggara.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut arahan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam memperingati Hardikda Aceh 2026. Pihak sekolah melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang diarahkan agar memiliki manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMAN 1 Badar, Hadian Munthe, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan Hardikda menjadi ruang bagi siswa untuk belajar di luar kelas. Menurut dia, pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, keagamaan, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

“Nilai tertinggi manusia adalah adanya peningkatan akidah dan akhlak. Ilmu pengetahuan dan teknologi juga sangat diperlukan,” kata Hadian.

Bersih-bersih sekolah hingga masjid
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah gotong royong di lingkungan sekolah dan masjid di sekitar sekolah. Kegiatan ini diarahkan untuk membangun kebiasaan hidup bersih sekaligus menanamkan kepedulian siswa terhadap lingkungan.

Sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar kegiatan seremonial. Kebersihan lingkungan juga berkaitan dengan upaya mencegah berbagai persoalan lingkungan yang dapat memicu bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon buah, antara lain mangga dan cempedak unggul. Program tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan program ASRI Dinas Pendidikan Aceh.

Bagi SMAN 1 Badar, menanam pohon bukan hanya soal menambah penghijauan. Siswa diajak melihat lingkungan sebagai bagian dari proses pendidikan—sesuatu yang harus dirawat dan diwariskan.

Mengingat sejarah pendidikan Aceh
Puncak peringatan Hardikda di SMAN 1 Badar dilaksanakan melalui upacara pada Rabu, 2 September 2026.
Upacara tersebut menjadi momentum bagi siswa untuk mengenang perjalanan pendidikan di Aceh dan jasa para tokoh pendidikan yang telah meletakkan dasar perkembangan ilmu pengetahuan di daerah itu.

Pihak sekolah berharap momentum Hardikda tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa Aceh memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan dan pengetahuan.

Dari shalawat hingga lagu daerah
Kegiatan Hardikda juga diisi dengan sejumlah perlombaan yang disesuaikan dengan karakter dan kekhasan Aceh Tenggara.

Di bidang keagamaan, siswa mengikuti lomba shalawat Nabi, hafalan surah pendek, dan ceramah atau kultum. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk keberanian siswa tampil di depan publik.

Di bidang seni dan budaya, sekolah menggelar perlombaan olah vokal dengan lagu-lagu daerah dari berbagai latar budaya, seperti lagu Alas, Batak, Gayo, Aceh, dan Jawa.

Keragaman pilihan lagu itu menggambarkan wajah Aceh Tenggara yang dihuni berbagai kelompok etnis. Bagi sekolah, keberagaman tersebut bukan sekadar identitas sosial, tetapi kekayaan budaya yang perlu dikenalkan kepada generasi muda.

“Perlombaan ini bukan hanya untuk kegembiraan dan kreativitas siswa. Yang lebih penting adalah menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan kesenian Aceh Tenggara yang cukup beragam,” ujar Hadian.

Menurut dia, kegiatan seni juga dapat menjadi ruang promosi budaya daerah sekaligus mendorong siswa agar tidak kehilangan hubungan dengan akar budayanya.

Sekolah berbenah tanpa membebani siswa
Hadian Munthe yang belum genap setahun bertugas sebagai kepala sekolah mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan di SMAN 1 Badar. Perbaikan dilakukan baik dalam bidang akademik maupun pemenuhan sarana dan prasarana sekolah.

Dalam berbagai kegiatan, kata dia, sekolah berupaya memberikan dukungan kepada guru dan siswa tanpa membebani peserta didik dengan pungutan biaya.

Hadian juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan insan pers, ikut memberikan masukan terhadap perkembangan sekolah.

“Kami selalu terbuka menerima masukan dan berterima kasih kepada semua pihak untuk memajukan SMAN 1 Badar,” katanya.

Peringatan Hardikda ke-67 di SMAN 1 Badar pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah upacara. Di halaman sekolah itu, pendidikan diterjemahkan melalui kegiatan sederhana: membersihkan lingkungan, menanam pohon, memperkuat akhlak, dan menyanyikan kembali lagu-lagu dari kebudayaan yang hidup di Aceh Tenggara.

Semua kegiatan tersebut bermuara pada satu tujuan: menjadikan sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai, tetapi ruang untuk membentuk karakter dan merawat identitas daerah.

(Redaksi)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Lepas Personel Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Aceh Tenggara Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Hadir di Rakor TNGL, Abi Hasan Tegaskan: “Jaga Hutan Iya, Tapi Sejahterakan Juga Rakyat yang Menjaganya!”
Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas
Warga Aceh Tenggara Resah, Oknum Satgas TNGL Diduga Intimidasi Petani Sawit dan Ancam Penumbangan Massal
Polisi Bersama Masyarakat: Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Polres Kuat, Wujudkan Polri yang Profesional dan Responsif
Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Lepas Personel Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Aceh Tenggara Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Warga Aceh Tenggara Resah, Oknum Satgas TNGL Diduga Intimidasi Petani Sawit dan Ancam Penumbangan Massal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Polres Kuat, Wujudkan Polri yang Profesional dan Responsif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Berita Terbaru

REGIONAL

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:43 WIB

error: Content is protected !!