_Warga diajarkan membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga_
PEMATANG DUKU TIMUR, riau21.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau mengajak masyarakat Desa Pematang Duku Timur untuk tidak membuang limbah organik rumah tangga begitu saja. Limbah tersebut bisa diolah menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi pertanian dan lingkungan, Rabu (15/7/2026).
Ajakan itu disampaikan melalui pelatihan bertema
“Mengolah Limbah Jadi Berkah: Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair untuk Lingkungan Bersih dan UMKM Berkelanjutan” yang digelar di Aula Kantor Desa, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini diikuti 32 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Edukasi dan Praktik Langsung
Pelatihan dipandu langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan Rina Susanti, S.Sos., M.Si. Fokus utama kegiatan adalah pengelolaan limbah organik secara ramah lingkungan.
Peserta mendapatkan materi teori dan langsung mempraktikkan cara pembuatan POC. Bahan yang digunakan pun sederhana dan mudah didapat di sekitar rumah, sehingga bisa diterapkan secara mandiri oleh warga.
Ketua KKN Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur, Gilberd Jhon Paskah Nababan, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian lingkungan.
“Kami berharap masyarakat menyadari bahwa limbah rumah tangga memiliki potensi besar apabila dikelola dengan baik. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Didukung Pemerintah Desa dan BPD
Kepala Desa Pematang Duku Timur (Penjabat), Bapak Ismail, mengapresiasi program mahasiswa KKN Unri. Menurutnya, edukasi seperti ini adalah langkah konkret menuju desa berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi adik-adik KKN. Semoga ilmu ini diterapkan masyarakat untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” katanya.
Anggota BPD Pematang Duku Timur, Ibu Safiah, juga memberikan dukungan.
Ia berharap sosialisasi serupa bisa diperluas hingga ke tingkat RW agar lebih banyak warga yang mendapatkan manfaatnya.
Ciptakan Desa Bersih dan UMKM Berkelanjutan
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Unri berkomitmen mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah organik.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, keterampilan membuat POC juga diharapkan bisa menjadi peluang baru bagi pengembangan UMKM berkelanjutan di tingkat desa.
Sumber: Tim KKN Unri Pematang Duku Timur
Editor: Rosbinner Hutagaol













































