Wartawan Korban Pencurian di Pancur Batu Disulap Jadi Tersangka, Polrestabes Medan Dipraperadilan, Masyarakat : Tolong Berikan Keadilan Bagi Korban Pencurian !

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:24 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Dugaan kriminalisasi kembali mencuat di wilayah hukum Polrestabes Medan. Seorang warga yang sebelumnya merupakan korban pencurian di kawasan Pancur Batu justru ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian. Tidak terima atas penetapan tersebut, pihak korban kini menempuh jalur hukum dengan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Medan.

Permohonan praperadilan itu telah resmi terdaftar dengan nomor perkara 37/Pid.Pra/2026/PN Mdn. Gugatan ini ditujukan terhadap Polrestabes Medan atas dugaan kesalahan prosedur dalam penetapan tersangka terhadap korban pencurian yang disuruh penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir Shinto Sembiring bersama keluarganya menangkap pelaku justru dijadikan tersangka dugaan penganiayaan.

Kuasa hukum korban menyebutkan, kliennya awalnya justru membantu aparat dalam upaya penangkapan pelaku pencurian. Namun, dalam perkembangan kasus, status korban berubah menjadi tersangka, yang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sangat janggal. Klien kami adalah korban sekaligus pihak yang membantu, tapi malah dijadikan dituduh menganiaya si maling dan di sulap menjadi tersangka bersama keluarganya. Kami menduga ada kekeliruan serius dalam proses penegakan hukum,” ujar kuasa hukum korban kepada wartawan.

Menurutnya, langkah praperadilan diambil untuk menguji keabsahan penetapan tersangka serta prosedur hukum yang dilakukan oleh penyidik. Pihaknya berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang objektif dan adil.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Sejumlah pihak meminta agar aparat penegak hukum lebih profesional dan transparan dalam menangani perkara, khususnya yang melibatkan korban tindak pidana.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polrestabes Medan belum memberikan keterangan resmi terkait gugatan praperadilan tersebut.

Sidang praperadilan dijadwalkan akan segera digelar pada hari ini Selasa 4 Mei 2026 pukul 14.00 wib di Pengadilan Negeri Medan.
Humas Pengadilan Negeri Medan, Soniady Drajat Sadarisman, S.H saat di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa Perkara no 37/Pid.Pra/2026/PN Mdn, proses hukumnya masih berjalan di PN Medan.
“Hari ini Senin, tanggal 4 Mei 2026 pukul 14.00 diagenda sidang ke-2 dengan agenda Menghadirkan para Termohon,” ujarnya

Kasus korban pencurian yang disuruh polisi nangkap sendiri pelaku pencurian ini sudah sangat viral dan mengemparkan Indonesia, bahkan sangkin gemparnya Ketua Komisi III turut prihatin dalam kasus ini dan penangguhan penahanan atas atensi Komisi III DPR RI.

Bahkan baru baru ini Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kembali menyoroti kasus tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahoni kembali menyoroti kasus korban pencurian yang disuruh Polisi nangkap maling jadi tesangka di Polrestabes Medan.

Hal tersebut dilihat dari postingan Strory tiktok @Ahmadsahroni_center pada 26 April 2026. Ahmad Sahroni, yang dikenal sebagai politikus Partai NasDem dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI tiba tiba menyoroti kasus yang sangat viral di Medan – Sumatera Utara dimana dalam unggahan stroynya @ Humas Polri @Polda Metro jaya “ Korban Nangkap Maling Bersama Polisi Polsek Pancur Batu, Sekarang Korban Yang Nangkap Maling Jadi Tersangka dan DPO- Kasus ini direkayasa dan atas pesanan bandar narkoba Pancur Batu.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungah dua postingan di stroynya bahkan pada postingannya kedua diposting vidio saat Polrestabes Medan melakukan rekontruksi terkait dengan korban pencurian yang ditetapkan sebagai tersangka karena menangkap maling dan bertuliskan Rekontruksi Kasus Korban Yang Disuruh Nangkap Maling Jadi Tersangka. Warga Sebut Polisi SS Sebagai Pimpinan Maling, SH Yang Merkayasa Agar Korban Pencurian Yang Disuruhnya Nangkap Maling Toko Ponsel Menjadi Tersangka di Polrestabes Medan. @NANGKAP MALING JADI TERSANGKA.

Masyarakat pun meminta agar korban pencurian yang dijadikan tersangka karena menangkap maling mendapatkan keadilan.

Merespons hal tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Sonny Irawan, menyatakan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.

“Terima kasih informasinya, akan segera ditindaklanjuti. Salam,” tulis Wakapolda Sumut dalam balasan yang kemudian beredar luas.(*)

Berita Terkait

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media
Diduga Beraktivitas Tanpa Sosialisasi PT SKC Dipertanyakan Warga Wawowonua
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Pengamat Civil Society Dedi Siregar Puji Polres Cimahi Gandeng Ojol Perkuat Keamanan Wilayah
Dugaan Kekerasan ASN, LSM LIDIK Minta Penjelasan dan Klarifikasi Resmi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Hadiri Pengobatan Gratis dalam Rangka Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, 170 Warga Mendapat Pelayanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:47 WIB

JUMAT BERKAH BRIMOB POLDA ACEH, BERBAGI DAN MEMBANTU MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR DI GAYO LUES

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!