Pemukulan terhadap Siswa, Pihak Pondok Pesantren di Agara Enggan Memberi Keterangan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 12 Desember 2024 - 21:07 WIB

50448 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Pihak Pondok Pesantren Darul Amin yang di Aceh Tenggara, enggan memberikan keterangan terkait kasus pemukulan siswa 12 tahun yang tejadi beberapa waktu lalu.

Terkait kasus pemukulan siswa, Awak media perupaya mengkonfirmasi, pengurus dan pimpinan Pondok Pesantren Darul Amin, melalui pesan WhatsApp nya, terlihat keterangan sudah contreng dua ( sudah dibaca) namun mereka enggan membalas, memberikan keterangan.

Dedi Cahyadi selaku orang tua korban 12 tahun saat di konfirmasi awak media mengatakan, “hari ini saya lagi di Rumah Sakit Umum Sahudin Kutacane, karena tadi sekitar jam 10.00 wib tiba2 anak saya berteriak mengalami rasa sakit di punggungnya dan istri saya yg melihat mengalami Syok, kemudian anak dan isteri saya saya bawa ke Rumah Sakit Sahoedin Kutacane, Isteri dan anak saya mengalami trauma fsikis akibat kejadian tersebut” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Ia, kasus ini sudah saya Laporkan ke Polres Aceh Tenggara, untuk penangananya saya serahkan kepada pihak yang berwajib, mudah mudahan pihak berwajib secepatnya mengusut tuntas, dan pihak pondok pesantren harus bertanggungjawab sepenuhnya, karna kejadian penganiayaan terhadap anak saya dilakukan oleh Mudabirnya dimana Mudabir ini pasti mendapat tugas dari ustad atau yayasan Pondok Pesantren Darul Amin, jika tidak mana mungkin Mudabir yg seorang santri secara sukarela menjadi pengasuh santri baru, ujarnya.

Dedi juga berharap kejadian seperti ini cukup menimpa anak saya untuk yg terakhir kalinya, jangan sampai menimpa santri yg lain kedepannya dan kepada Dayah Aceh mohon supaya turun melakukan investigasi ke Pondok Pesantren Darul Amin, untuk membenahi pengurus pondok pesantren tersebut, harapnya ( Red )

Berita Terkait

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar
Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga
Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian
Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas
Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu
Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla
Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara
Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!