Aceh Tenggara – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS bersama personel Polres Aceh Tenggara melalui kegiatan trauma healing, bakti sosial, dan bakti kesehatan di Desa Salim Pinim, Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (13/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini didampingi langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K. Kehadiran mahasiswa STIK bersama jajaran Polres Aceh Tenggara menjadi wujud nyata pengabdian Polri dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat, khususnya pemulihan psikologis anak-anak pasca banjir.
Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas yang menyenangkan, mulai dari bermain bersama, bernyanyi, hingga berselawat. Gelak tawa dan wajah ceria tampak menghiasi jalannya kegiatan, mencerminkan tumbuhnya kembali semangat dan rasa aman pada diri mereka.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan pembagian makanan ringan (snack) serta makan bersama anak-anak dan orang tua. Momen sederhana namun sarat makna tersebut semakin mempererat kedekatan emosional antara mahasiswa STIK, personel Polres Aceh Tenggara, dan masyarakat setempat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga, Polres Aceh Tenggara turut menghadirkan layanan kesehatan gratis. Melalui posko bakti kesehatan, masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus menerima obat-obatan secara cuma-cuma, sehingga manfaat kegiatan benar-benar dirasakan langsung oleh warga terdampak bencana.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., menyampaikan harapannya agar kehadiran Polri bersama mahasiswa STIK dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membantu memulihkan trauma anak-anak sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Iptu Hendriko Silalahi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan moril bagi masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan motivasi kepada bapak/ibu serta anak-anak yang terdampak banjir. Dalam waktu dekat, mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS juga akan membagikan daging meugang khusus bagi warga yang terdampak bencana,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Salim Pinim dapat kembali bangkit, baik secara psikologis maupun fisik, serta merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Laporan : ZULKIFLI, S.Kom






