Bupati Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2025: “Terus bergerak melanjutkan perjuangan”

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 13:57 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Alasta News — Langit Kutacane tampak teduh, namun suasana di Lapangan Jenderal Ahmad Yani pagi itu (Senin, 10/11/2025) terasa begitu membara oleh semangat perjuangan. Ribuan peserta upacara dari berbagai unsur berdiri tegap di bawah kibaran merah putih, memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025 dengan penuh khidmat.

Di atas panggung utama yang berhias megah dengan nuansa merah putih, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE., MM. tampil gagah memimpin jalannya upacara sebagai Inspektur Upacara. Suasana hening menyelimuti lapangan saat sirine dibunyikan selama 60 detik, menandai detik-detik penghormatan bagi para pahlawan bangsa. Kepala-kepala menunduk, hati tergetar, mengenang jasa mereka yang telah gugur demi kemerdekaan.

Upacara berlangsung penuh wibawa. Kapten Inf Raswan, Pasi Pers Kodim 0108/Agara bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara Kapten Inf Jujur Lubis, Danramil 02/Bambel, memimpin barisan sebagai Komandan Upacara. Lantunan doa yang dipimpin Serda Daman Huri dan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Serda Alfirasat turut menambah kesyahduan momen bersejarah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Makna Juang di Era Modern

Dalam amanatnya, Bupati Salim Fakhry membacakan pesan Menteri Sosial RI, yang mengingatkan bahwa semangat juang para pahlawan tidak boleh hanya dikenang, tetapi harus terus dihidupkan dalam setiap langkah kehidupan.

Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan. Mereka bukan sekadar nama di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini,” ujar Bupati dengan suara lantang namun bergetar penuh makna.

Ia menegaskan, perjuangan zaman kini bukan lagi di medan perang, melainkan di medan ilmu, pengabdian, dan empati.

Jika dulu mereka mengangkat bambu runcing, kini kita mengangkat pena, inovasi, dan semangat untuk membangun negeri. Itulah wujud perjuangan masa kini,” tambahnya.

Selaras dengan Asta Cita Nasional

Lebih lanjut, Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa semangat Hari Pahlawan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat ketahanan nasional, membangun kemandirian bangsa, serta menciptakan keadilan sosial.

Sebagaimana para pahlawan telah menyerahkan segalanya untuk negeri ini, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Forkopimda dan Elemen Masyarakat Tumpah Ruah di Lapangan

Lapangan Jenderal Ahmad Yani hari itu dipenuhi barisan rapi peserta dari TNI-Polri, ASN, pelajar, Satpol PP, Basarnas, Damkar, Pramuka, Veteran, LSM, Insan Pers, hingga masyarakat umum.

Deretan kursi tamu kehormatan turut diisi jajaran Forkopimda Aceh Tenggara, di antaranya Kasdim 0108/Agara Mayor Inf Ronny Mahendra, Kapolres AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., Ketua DPRK Denny Febrian Roza, S.STP., M.Si., dan Sekda Yusrizal, ST.
Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Ade Yusuf, S.H., M.H., perwakilan Kejari Rija Heri Saputra Siregar, S.H., Ketua MAA Kasri Selian, dan Ketua Mahkamah Syariah T. Swandi, S.H.I., M.H.

Dibalut warna merah putih yang megah, suasana lapangan menjadi saksi betapa Aceh Tenggara menghormati jasa para pahlawan dengan penuh kebanggaan dan semangat persatuan.

Api Perjuangan Tak Pernah Padam

Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Aceh Tenggara bukan sekadar seremonial, tetapi juga panggilan nurani bagi setiap anak bangsa untuk meneruskan perjuangan — dari bambu runcing menuju pena dan karya.

Semangat itu kini hidup dalam wujud kerja keras, inovasi, dan pengabdian bagi kemajuan daerah serta kejayaan Indonesia.

(Redaksi )

Berita Terkait

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja
Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:16 WIB

Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni

Senin, 25 Mei 2026 - 19:02 WIB

Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:05 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:01 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sambangi Peternak Sapi di Sungai Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:58 WIB

11 Ribu Peserta Sudah Daftar, Riau Bhayangkara Run 2026 Targetkan 15 Ribu Pelari, Penyanyi Charly Van Houten Hadir Meriahkan Pendaftaran Masih Dibuka

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:22 WIB

Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:20 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:19 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!